Peserta Terbatas, Walkot Mojokerto Pimpin Upacara Hari Santri 2021

Nurcholis Maarif - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 22:16 WIB
Pemkot Mojokerto
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di Balai Kota Mojokerto. Ia mengutip arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan tema HSN tahun ini, yaitu Santri Siaga Jiwa Raga.

Menurutu Ning Ita, sapaannya, tema itu berupa pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

"Siaga jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai dan ajaran Islam Rahmatanlilalamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia" ucap Ning Ita dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Sementara siaga raga mengartikan bahwa badan, tubuh, tenaga dan buah karya santri siap didedikasikan untuk kepentingan bangsa Indonesia.

"Jadi siaga jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan tentang ilmu dan akhlak melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai tirakat lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ning Ita.

Sebagai informasi, upacara yang dilaksanakan dengan jumlah peserta terbatas dari perwakilan santri pondok pesantren se-Kota Mojokerto ini turut di siarkan langsung melalui YouTube 'Gema Media Diskominfo Kota Mojokerto' dengan diiringi tim paduan suara dari Pondok Pesantren Darul Qur'an Kota Mojokerto.

Pada kesempatan ini yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Muhammad Ahmal Haqiqi, Yang sehari-hari bertugas sebagai anggota Banser Kota Mojokerto.

Sementara yang menjadi pembaca Undang-Undang Dasar 1945 adalah Zainul dari GP Anshor. Pembaca Ikrar Santri, Islachiyatul Asyrofiyah, dari Fatayat NU. Dan pembaca Resolusi Jihat NU adalah Muhammad Rifai dari IPPNU Kota Mojokerto.

Turut hadir dalam upacara jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, Ketua DPRD, Kepala Organisasi Perangkt Daerah (OPD), Camat dan lurah serta tokoh agama Islam baik dari NU, Muhammadiyah, LDII, MUI, perwakilan Organisasi kepemudaan Islam, serta pengasuh pondok pesantren se-Kota Mojokerto.

(ncm/ega)