Polisi Cek Viral Balap Liar Remaja di Jatiasih Bekasi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 16:51 WIB
Ilustrasi Balapan Liar
Ilustrasi (Foto: Nala Edwin/detikcom)
Jakarta -

Sebuah video menunjukkan aksi balap liar para remaja viral di media sosial. Lokasi video itu disebutkan di depan Naga Swalayan Jatiasih, Bekasi.

Dalam video yang berdurasi 22 detik itu seperti dilihat, Jumat (22/10/2021), balapan itu terjadi di malam hari. Terlihat ada tiga remaja yang menaiki sepeda motor. Sedangkan satu orang lagi terlihat menjadi wasit.

Masih dalam video tersebut, hanya ada dua remaja yang melakukan balapan liar. Sebelum tancap gas, mereka mengetes knalpot yang terdengar bising itu terlebih dahulu. Jalanan di lokasi terlihat sepi.

Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki balap liar itu. Polisi terlebih dahulu akan memastikan keberadaan lokasi yang disebut dalam video itu.

"Ya yang pertama sih kita pastikan dulu itu depan Naga Swalayan apa tidak, karena kan itu belum jelas posisinya di mana cuman hanya dari captionnya aja di Naga Swalayan," kata Kapolsek Jatiasih Kompol Abriansyah kepada wartawan.

Dalam hal ini, polisi tidak segan-segan akan menindak tegas pelaku balap liar. Namun, kata Abriansyah, lokasi di dekat Naga Swalayan itu tidak pernah dijadikan aksi balap liar.

"Kalau toh memang di sana ada kegiatan, pasti akan kita tindak, gitu lho, karena di sana juga kan kita tegakkan poslantas ya memang dekat sana, makanya posisinya kok tidak ngelihat adanya poslantas, karena di sana kan ada poslantas sebenarnya di dekat Naga Swalayan itu," ungkapnya.


Lebih lanjut Abriansyah berpesan kepada para remaja untuk tidak berkeliaran pada malam hari apalagi sampai melakukan balapan liar. Selain masih diterapkan PPKM, aksi balap liar juga akan berbahaya untuk keselamatan.


"Kemudian ini juga balapan liar ini merupakan suatu kegiatan yang sangat merugikan bagi adik-adik kita, yang jelas sih lebih baik di rumah kemudian ikuti aturan jam 12 kita sudah kembali ke rumah, kemudian juga banyak mudaratnya takutnya nanti untuk keselamatan jiwa kalau memang ada, kalau memang ada untuk keselamatan jiwa yang balapan liar tersebut nanti sangat-sangat merugikan pelaku tersebut," tuturnya.

(whn/fjp)