Komnas HAM Nilai Sikap Tegas Kapolri ke Internal Bisa Jawab Tantangan Medsos

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 08:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (dok. Humas Polri)
Jakarta -

Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) menilai sikap keras Kapolri Jenderal Listyo Sigit kepada anggotanya yang menyimpang adalah untuk menjawab tantangan di era media sosial (medsos). Komnas HAM mengatakan saat ini media sosial juga berperan sebagai pengawas eksternal Polri.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan memang penting bagi Sigit memastikan pengawasan internal berjalan maksimal terhadap anggotanya.

"Tantangan paling besar adalah dunia sosial media. Masyarakat bisa secara langsung mengungkapkan apa yg dia lihat atau alami. Oleh karenanya memang polisi penting memastikan pengawasan internal maksimal," kata Anam kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

"Termasuk kami pengawas eksternal diberi ruang yang maksimal. Yang penting sistem pencegahan harus dibangun, di samping penghukuman." imbuh dia.

Anam mengatakan sikap yang diambil Sigit atas perilaku menyimpang anggotanya memang penting dilakukan, di samping membangun upaya pencegahan terhadap pelanggaran.

"Bangun sistem pencegahan dan penghukuman penting dilakukan dengan perubahan sosial media saat ini," ucap Anam.

Anam juga menyebut soal sistem penghargaan (reward) dan hukuman (punishment). "Jika terbukti salah ya sanksi tegas. Yang pasti bagi Komnas, terbukti pelanggaran diberi sanksi, namun kalau ada yang prestasi kasih reward," tutur dia.

Anam menekankan lagi pentingnya pembenahan sistem pembinaan anggota Polri. Tanpa hal tersebut, Anam menyebut kasus-kasus pelanggaran akan terjadi lagi di kemudian hari.

"Tanpa sistem disentuh, perubahan akan parsial. Dan kasus akan berulang. Ukurannya perubahan sistem dan tindakan konkret (untuk memperbaiki perilaku anggota)," pungkas Anam.

Sebelumnya, Sigit mengingatkan polisi seluruh Indonesia untuk tidak antikritik. Apalagi terhadap masukan yang sifatnya membangun.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.