Golkar Tak Masalah Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 10:16 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, DKI Basri Baco
Basri Baco (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wacana nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk, dijadikan nama jalan di Jakarta menuai polemik. Golkar DKI Jakarta mengatakan tak masalah Ataturk menjadi nama jalan di Ibu Kota.

"Selama niatnya baik jalankan saja. Polemik kan biasa. Apa aja kan bisa jadi polemik," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Basri Baco menilai penamaan Ataturk sebagai nama jalan di DKI muncul karena hubungan baik dua Turki dan Indonesia. Basri menyerahkan urusan penamaan jalan di DKI ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jalankan saja jika niatnya baik untuk hubungan kedua negara," ujarnya.

"Demi hubungan baik kedua negara Golkar support niat baik Gubernur Anies," imbuhnya.

Polemik Wacana Jalan Ataturk di Jakarta

Rencana penamaan Jalan Ataturk di Jakarta berawal dari permintaan Pemerintah RI agar nama jalan di dekat KBRI Ankara diganti dengan nama Jalan Sukarno. Permintaan itu dikabulkan pemerintah Turki.

Sebagai balasannya, pemerintah Turki juga meminta hal yang sama agar ada jalan namanya Kemal Ataturk. Lokasinya disebut tidak jauh-jauh dari Kedutaan Turki di Jalan Rasuna Said, Jakarta.

Duta Besar Indonesia untuk Ankara, Muhammad Iqbal, menegaskan perubahan jalan dengan nama tokoh sekuler Turki itu belum diputuskan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: