Peringati Maulid Nabi, Masjid di Mojokerto Serentak Kumandangkan Selawat

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 10:14 WIB
Peringati Maulid Nabi, Masjid di Mojokerto Serentak Kumandangkan Selawat
Foto: Dok. Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar acara Kota Mojokerto Bersholawat bersama KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) secara hybrid. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal atau 19 Oktober 2021.

Setidaknya ada 100 musala, surau, dan masjid di Kota Mojokerto yang mengumandangkan selawat secara serentak, pada Kamis (21/10) sore. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan tema yang diangkat dalam acara tersebut yaitu tentang pesan persatuan. Dia menyebut Gus Muwafiq juga menyampaikan sejarah Majapahit hingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kami ingin ke depan beliau kami undang lagi, untuk bicara tentang Majapahit. Hal tersebut sejalan dengan program pembangunan kota Mojokerto yang mengangkat Spirit of Majapahit," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Ika berharap apa yang disampaikan oleh Gus Muwafiq bisa dipahami oleh para penerus bangsa, terutama generasi milenial dan Z. Dia ingin anak muda tidak lupa dengan sejarah dan budaya Nusantara. Karena menurutnya banyak anak muda yang lebih bangga dengan budaya luar, namun lupa dengan budaya bangsa sendiri.

"Kami ingin pahamkan, sebagaimana yang dijelaskan Gus Muwafiq tadi. Majapahit adalah pusat peradaban semuanya. Berbagai perbedaan yang ada dulu dapat disatukan oleh Majapahit. Semangat tersebut harus bisa diteladani untuk masa sekarang dan kedepannya", tuturnya.

Dia pun menekankan Rasulullah SAW telah meletakkan dasar-dasar bagi umat Islam, yakni Rahmatan lil 'alamin. Hal tersebut sejatinya sejalan dengan spirit Bumi Majapahit yang saat itu dapat berdiri di atas keberagaman yang ada.

"Dengan meneladani, mengamalkan ajaran Rasul dan memahami spirit Bumi Majapahit, harapannya kota Mojokerto yang memiliki latar belakang, ras agama bisa tetap rukun, sehingga membantu kelancaran pembangunan baik infrastruktur maupun SDA-nya," pungkasnya.

Sebagai informasi, acara tersebut juga mengundang seluruh Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh agama Islam baik dari MUI, NU, PD Muhammadiyah, PD LDII, PC Muslimat, Aisyiyah, Fatayat, Anshor, IPPNU, serta IPNU.

(akd/ega)