Polisi Dalami Kasus Anggota TNI AU Dikeroyok di Medan: Diduga Pelaku Banyak

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:54 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Medan -

Polrestabes Medan terus mendalami kasus seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU) diduga menjadi korban pengeroyokan. Selain 5 orang yang telah ditangkap, polisi menyebut banyak pelaku lainnya.

"Sedang kita tangani," kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Riko mengaku pihaknya belum menetapkan 5 terduga pelaku pengeroyokan menjadi tersangka. Dia menyebut petugas sedang melakukan penyelidikan dan kemungkinan masih banyak pelaku lainnya.

"Belum (tersangka), kita masih dalami. Kita masih lakukan penyelidikan karena diduga pelakunya banyak. Sedang kita dalami," ucap Riko.

Selain itu, Riko menyebut pihaknya sedang merangkai kronologis kejadiannya. Setelah rampung nantinya bakal disampaikan.

"Ini lagi kita rangkai, nanti kalau sudah jelas kejadiannya apa, di mana, terkait apa, baru kita sampaikan. Sedang kita periksa semua, kita koordinasi dengan satuan AU terkait pemeriksaan ini," ucap Riko.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap lima orang diduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU). Pengeroyokan itu disebut terjadi di Medan Helvetia.

"Sudah lima orang yang diamankan petugas Polsek Helvetia," kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko.

Riko tidak merinci kronologi dan motif pengeroyokan serta identitas kelima terduga pelaku. Dia menyebut kelima terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh polisi.

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI AU itu dilatarbelakangi dugaan penggelapan kendaraan. Mobil milik anggota TNI AU itu diduga dirental oleh para pelaku, namun tidak dikembalikan hingga berujung ke pengeroyokan.

Lihat juga video 'Keroyok Anggota TNI di Terminal Bungurasih, 4 Preman Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)