Geliatkan Sektor Wisata, Pemkot Mojokerto Gelar Inkubasi Wirausaha

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:35 WIB
Pemkot Mojokerto
Foto: Dok. Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Selain pembangunan infrastruktur lokasi wisata, pengembangan produk oleh-oleh juga turut menjadi perhatian Pemkot Mojokerto sebagaimana keberadaan tempat wisata yang biasanya identik dengan kemunculan produk oleh-oleh. Sehingga salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkot adalah dengan penyelenggaraan inkubasi wirausaha oleh pihak pemerintah daerah.

Bertempat di Rest Area dan Pusat Oleh-Oleh Kota Mojokerto, Pemkot Mojokerto menggelar 'Inkubasi Wirausaha Tas Kanvas Goni' yang dilaksanakan mulai dari tanggal 21-23 Oktober 2021. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag), terdapat 200 peserta dari seluruh kelurahan yang mendaftar, namun setelah divalidisasi tersisa 122 peserta.

Kepala Diskopukmperindag Ani Wijaya menjelaskan serangkaian kegiatan inkubasi wirausaha yang didanai oleh APBD ini akan dilaksanakan selama 6 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, peserta diajarkan proses pembuatan produk, menghitung harga jual, serta teknik pemasaran produk, terutama secara digital. Para peserta diharuskan melakukan tatap muka dengan pendamping minimal satu kali seminggu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspita Sari yang turut hadir membuka acara tersebut , berharap nantinya peserta pelatihan dapat membuat produk yang menarik dengan harga jual yang bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain.

"Produk oleh-oleh yang dijual harus diproduksi dari masyarakat pemkot sendiri. Saya ingin produk warga kota sendiri yang berjaya," ujar Ika dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Dirinya meyakini dengan menghasilkan produk yang berdaya saing, pendapatan warga bisa meningkat, terutama setelah melemahnya perekonomian masyarakat karena pandemi. Tidak lupa, Ika juga menegaskan untuk menjadi wirausahawan yang berhasil meningkatkan pendapatan dibutuhkan proses yang panjang.

"Agar bisa bener-bener berhasil jadi wirausaha itu butuh proses. Tidak hanya sehari dua hari bisa sukses. Harus istiqomah," tegasnya.

Pemkot Mojokerto juga akan menyediakan modal dan sarana untuk memasarkan produk yang dihasilkan. Di antaranya yaitu di rest area Gunung Gedangan, gerai UMKM Pemkot di Sunrise Mall, dan gerai milik Dekranasda di mall pelayanan publik Gajah Mada, yang akan diresmikan dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, tidak hanya kerajinan kanvas goni, di tempat yang sama juga dilaksanakan kegiatan Inkubasi Wirausaha frozen food dan printing/sablon.

(akn/ega)