Ditagih ke Anies, Begini Sosok Ali Sadikin yang Diminta Jadi Nama Jalan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 18:28 WIB
Bang Ali - Ali Sadikin
Ilustrasi Gubernur Legendaris Ali Sadikin (Edy Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Polemik wacana perubahan salah satu nama jalan di Jakarta dengan tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk, masih bergulir. Akibat wacana ini, kejelasan rencana nama Gubernur legendaris Jakarta, Ali Sadikin untuk nama jalan kembali ditagih. Lantas, siapa sebenarnya Ali Sadikin?

Dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Ali Sadikin lahir di Sumedang pada 7 Juli 1927. Pada 28 April 1966, Presiden Sukarno melantik Mayjend KKOAL Ali Sadikin yang baru berusia 39 tahun menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Dr Soemarno.

Beberapa usaha yang dilakukan oleh Gubernur Ali Sadikin pada masa awal jabatannya adalah membenahi beberapa masalah dalam birokrasi pemerintahan yang dipimpinnya. Sebagai penghargaan, masyarakat Jakarta memberikan nama Bang Ali.

Bang Ali membangun gelanggang remaja dan olahraga di lima wilayah Kota Jakarta, juga telah membangun gelanggang mahasiswa di Kuningan. Pada 1971, mendapat sebutan Pembina Utama Olahraga, 1972, bersama-sama dengan departemen Kesehatan mendirikan Sport Medical Center di Senayan. Kemudian, pada 1973, ketua penyelenggara PON VIII di Jakarta yang juga disebut PON Prestasi. Dianugerahkan tanda kehormatan atas pengabdiannya kepada negara dan bangsa. Ia adalah pemrakarsa pendirian Taman Ismail Marzuki sebagai tempat diselenggarakannya berbagai perhelatan semua bidang seni dalam tingkat nasional ataupun internasional.

Namun, di balik warisannya ini, Bang Ali juga dikenal sebagai sosok kontroversial karena melegalkan perjudian dan lokalisasi di Kramat Tunggak, Jakarta Utara.

Pada 31 Agustus 1971, Ali Sadikin memperoleh Anugerah Magsaysay, sebuah penghargaan yang diberikan pada seseorang karena pengabdiannya di masyarakat. Bang Ali wafat pada 20 Mei 2008 di usia 82 tahun.