Golkar Buka Koalisi Bersyaratkan Airlangga Capres, PKB Tanya Kiai Dulu

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 17:37 WIB
Daniel Johan
Daniel Johan, Ketua DPP PKB (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Partai Golkar membuka diri berkoalisi dengan partai politik yang mau Airlangga Hartarto jadi calon presiden sebagai syaratnya. PKB, yang ingin mengusung Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres juga, mengaku membuka diri terhadap semua partai.

"Kalau ditanya kader, tentu PKB juga sama, maunya Cak Imin sebagai capres, dan PKB sejak awal sangat terbuka koalisi dengan semua partai," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Daniel mengungkapkan akar rumput PKB kencang bersuara ingin Cak Imin tampil di Pilpres 2024. Inilah yang membuat PKB ingin memajukan Cak Imin sebagai capres.

Namun soal kemungkinan berkoalisi dengan Golkar yang mensyaratkan Airlangga sebagai capres, Daniel menyebut PKB bakal berkonsultasi kepada kiai dan tokoh masyarakat. PKB saat ini berfokus memperkuat koalisi dengan rakyat.

"Tapi kita lihat saja nanti karena harus dikonsultasikan juga ke para kiai, basis, dan tokoh masyarakat. Yang penting saat ini terus dan terus perkuat koalisi dengan rakyat langsung," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menyatakan partainya belum terlalu rinci membahas calon mitra koalisi mereka di Pilpres 2024. Akan tetapi, Airlangga sudah menyiapkan road map membangun koalisi Golkar.

"Soal membangun koalisi, ini merupakan bagian dari road map yang disampaikan Pak Ketum Airlangga seperti yang disampaikan dalam HUT Partai Golkar ke-57 kemarin," kata Ace Hasan, Kamis (21/10/2021).

Ace menegaskan Golkar siap berkoalisi dengan partai yang sejalan. Syarat koalisi yang diajukan Golkar adalah Airlangga Hartarto menjadi calon presiden.

"Pada prinsipnya, Partai Golkar sangat terbuka untuk berkoalisi dengan partai politik mana pun yang memiliki kesamaan visi, misi, dan cita-cita perjuangan dalam pemerintahan ke depan," katanya.

"Selain itu, syarat yang utamanya Pak Airlangga sebagai presidennya," Ace menegaskan.

(gbr/tor)