Mahfud Md: Kalau Jawab Kritik, Jangan Dibilang Antikritik

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 23:47 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Mahfud Md (Foto: Dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md menegaskan Indonesia merupakan negara demokrasi, di mana semua orang boleh melontarkan kritik. Namun, Mahfud mengatakan, jika dirinya menjawab kritik warga, itu bukan berarti dirinya antikritik.

"Sekarang saudara boleh bicara apa saja, karena ini di era demokrasi. Dan tidak apa-apa bicara. Cuman kalau ada orang bicara ngekritik itu, boleh saja. Tetapi kalau misalnya kita menjawab kritik, jangan dibilang antikritik. Ya kritik saja keras-keras," ujar Mahfud dalam diskusi virtual yang disiarkan PPP, Rabu (20/10/2021).

"Misalnya saya di pemerintah, silakan kritik. Tapi kalau saya menjawab bahwa kritik anda salah dan tidak benar, jangan dibilang saya antikritik," sambungnya.

Mahfud mengungkapkan bentuk antikritik yang sebenarnya. Menurutnya, antikritik adalah di mana ketika seseorang tidak terima dikritik, dan justru bertindak represif.

"Ini demokrasi, harus membanding pendapat. Yang antikritik itu kalau melakukan tindakan represif terhadap misalnya orang yang mengkritik," tutur Mahfud.

Untuk itu, Mahfud kembali menekankan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap kritik. Pasalnya, menjawab kritik masuk ke dalam budaya demokrasi.

"Kalau hanya menjawab kritik, itu bukan antikritik. Memang harus begitu. Nah ini semakin demokratis sekarang," imbuhnya.

Simak Video: Menteri-menteri Jokowi Dapat Rapor Merah dari BEM UI: Luhut-Mahfud

[Gambas:Video 20detik]



(drg/dwia)