Tiba di KPK, Bupati Kuansing Tersangka Kasus Suap Hanya Tertunduk Diam

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 19:02 WIB
Bupati Kuansing nonaktif Andi Putra (kaus putih-kemeja hitam)/Azhar-detikcom
Foto: Bupati Kuansing nonaktif Andi Putra (kaus putih-kemeja hitam)/Azhar-detikcom
Jakarta -

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Andi Putra, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap izin perkebunan tiba di KPK. Andi Putra hanya diam saat dibawa petugas.

Pantauan detikcom di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021), Andi tiba sekitar pukul 18.44 WIB. Dia terlihat membawa satu buah koper berwarna ungu.

Dia tiba bersama tersangka lainnya, General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso (SDR). Andi tampak mengenakan kemeja hitam dengan kaos berwarna putih. Keduanya hanya diam sambil berjalan masuk ke gedung KPK.

Sebelumnya, Andi Putra ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait perizinan perkebunan dari Sudarso sebesar Rp 700 juta. Suap itu diduga diberikan untuk memperpanjang hak guna usaha (HGU) perusahaan milik Sudarso.

"Diduga telah dilakukan pemberian pertama oleh SDR kepada AP uang sebesar Rp 500 juta. Lalu pada tanggal 18 Oktober 2021 SDR juga diduga kembali menyerahkan kesanggupan itu kepada AP menyerahkan uang sekitar Rp 200 juta," ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, Selasa (19/10).

Atas perbuatannya tersebut, Sudarso disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan Andi Putra selaku tersangka penerima dijerat Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Simak juga video 'Usai Diperiksa di Polda Riau, Bupati Kuansing Dibawa ke KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)