2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, JoMan Minta Menteri Tak Larut Isu Pemilu 2024

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 00:50 WIB
Relawan Ahok dari komunitas Batman Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) menyatakan sikap terkait 2 tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin yang jatuh pada hari ini. JoMan menilai sudah banyak hal yang dilakukan Jokowi-Ma'ruf dalam 2 tahun memimpin Indonesia.

"Joko Widodo-Ma'ruf Amin genap dua tahun menjadi presiden dan wapres untuk priode kedua. Banyak hal yang sudah dilakukan untuk kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa Indonesia, meskipun masih banyak juga yang harus dikerjakan tiga tahun ke depan. Berbagai model respon dari berbagai kalangan, banyak yang puas, tetapi ada juga yang tidak puas sekaligus mengkritisi," kata Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/10/2021).

Nuel mengatakan siap mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin dan siap menyukseskan program-programnya sampai 2024. Dia menilai pemerintahan Jokowi-Ma'ruf masih on the track dan mengapresiasi capaian kinerja dan penangan Covid-19 serta pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini.

"Hal ini sejalan dengan tingkat kepuasan publik yang masih di atas 66% (survey Litbang Kompas Oktober)," ucapnya.

JoMan mengingatkan para menteri untuk bekerja secara maksimal dan mahir dalam menerjemahkan keinginan Jokowi. Dia ingin menteri-menteri tak larut dalam isu pemilu 2024.

"Jangan larut dalam mempersiapkan diri menjelang tahun-tahun politik untuk pemilu 2024 atau sibuk memperkaya diri sendiri tanpa menghiraukan rambu-rambu yang ada, sehingga pada akhirnya merusak citra dan nama baik Presiden Joko Widodo," ujarnya.

JoMan meminta para anggota kabinet harus memperkuat soliditas dan harus semakin fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing dari pada menjadi beban bagi pemerintahan Jokowi. Jika hanya menjadi beban, kata dia, lebih baik segera mengundurkan diri sebelum diberhentikan oleh Jokowi.

"Seluruh rakyat Indonesia harus bersatu, bersama-sama sekaligus berkolaborasi untuk menjaga kesehatan dan percepatan pemulihan ekonomi diseluruh sektor. Lupakan seluruh perbedaan, apalagi fanatisme politik pada pemilu yang lalu, mari kita 'move on' untuk kejayaan dan kebangkitan NKRI," katanya.

"JoMan meminta semua pihak tetap optimis, optimalkan semua potensi, bukan pesimis apalagi prustasi, dan dengan satu keyakinan Covid pasti berlalu," imbuhnya.

(fas/fas)