Bupati Tapteng Minta Tak Dianaktirikan Gubsu soal Vaksin Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 20:56 WIB
Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat rapat (Foto: Istimewa)
Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani menyebut wilayahnya kekurangan stok vaksin Corona sehingga masih masuk kategori PPKM level 3. Bakhtiar pun melayangkan protes ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.

"Saya minta Gubernur jangan sampai menganaktirikan masyarakat Tapanuli Tengah. Kami minta gubernur menegur Dinas Kesehatan. Kami yakin ini bukan faktor sengaja dari Gubernur, mungkin kelalaian," kata Bakhtiar kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Bakhtiar mengatakan stok vaksin Corona atau COVID-19 di Tapteng sudah habis. Dia menyebut jajarannya sedang menjemput 5.000 dosis vaksin Corona dari Pemprov Sumut.

"Yang pastinya vaksin kami tidak ada. Ini mau jemput 5.000 lagi untuk dosis pertama," tuturnya.

Dia mengaku yakin vaksin Corona yang sedang dijemput jajarannya itu bakal habis dalam satu hari. Bakhtiar menyebut antusiasme masyarakat Tapteng untuk mendapatkan vaksin Corona tinggi.

"Kami yakin itu satu hari habis. Warga di Tapanuli Tengah sangat antusias untuk vaksin ini," ucapnya.

Dia kemudian menjelaskan data cakupan vaksinasi Corona di Tapteng. Hingga hari ini, kata Bakhtiar, ada 93.568 orang yang sudah disuntik vaksin Corona dosis pertama. Jumlah itu baru mencapai 32,96% dari total target 283.884 orang.

"Untuk memenuhi cakupan sebesar 40% dari jumlah sasaran 283.884 orang atau dosis yang harus dipenuhi dosis satu sebesar 40% diperlukan vaksin sebanyak 16.485 dosis," ucapnya.

Sementara untuk mencapai cakupan vaksinasi 50%, Bakhtiar menyebut pihaknya membutuhkan 43.534. Bakhtiar juga mengatakan pihaknya membutuhkan tambahan vaksin untuk suntikan dosis kedua.

Menurutnya, untuk mencapai target 40% vaksinasi dosis kedua, perlu tambahan 68.933 dosis vaksin. Dia menyebut pihaknya membutuhkan total 252.248 dosis vaksin Corona untuk mencapai target 70% vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi warga.

"Total keseluruhan kebutuhan vaksin untuk dosis 1 dan 2 untuk mencapai target 70% di Kabupaten Tapanuli Tengah update tanggal 19 Oktober 2021 ialah 252.248 dosis," ucapnya.

Bakhtiar mengatakan vaksin Sinovac di Tapteng sudah habis sejak 3 Oktober 2021. Pihaknya baru mendapat tambahan vaksin Corona lagi hari ini.

Dalam Inmendagri Nomor 54 Tahun 2021, Tapteng dinyatakan sebagai wilayah PPKM level 3. Aturan ini ditandatangani Mendagri Tito Karnavian, Senin (18/10).

"Penetapan level wilayah sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1, di mana level PPKM kabupaten/kota dinaikkan 1 level apabila capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 40%," demikian isi poin kedua Inmendagri tersebut.

(haf/fas)