Pembunuh Penjaga Pantai Anyer Ngaku Dendam Pernah Dikeroyok Korban

M Iqbal - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 20:29 WIB
Close up of Hand with knife following young terrified man ,Bandit is holding a knife in hand. Threat Concept
Foto ilustrasi pembunuhan. (Getty Images/iStockphoto/chingyunsong)
Cilegon -

Polisi membeberkan motif pembunuhan penjaga Pantai Anyer, Jujut Armana (27). Polisi menyampaikan pengakuan tersangka Saliya alias Carli soal dendamnya kepada korban.

"Tersangka menyimpan dendam dan sudah mempunyai niat untuk membalaskan dendam yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 11. Namun, Sabtu malam melihat korban ada di sekitaran Hotel Marbella, atau tepatnya tanggal 10 pukul 01.30 WIB," kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

"Itu korban tidur di pos. Kemudian tersangka, yang terlebih dahulu menyiapkan pisau yang diambil dari rumahnya, mendatangi pos SAR BPBD Kabupaten Serang dan langsung menikam di ulu hati," sambung Sigit.

Kepada polisi, ujar Sigit, Saliya alias Carli menyampaikan pernah dikeroyok oleh korban dan teman-temannya pada 5 Oktober lalu. Sejak saat itu Saliya alias Carli ingin membunuh Jujut.

"Saat kejadian pelaku ini menyiapkan pisau. Hal ini dilatarbelakangi pada sekitar tanggal 5 Oktober pukul 16.00 WIB di sekitaran Hotel Marbella, pelaku menurut pengakuannya setelah diperiksa, dianiaya oleh korban, dikeroyok oleh korban," jelas Sigit.

Setelah membunuh Jujut Armana, Saliya alias Carli mencabut pisau yang tertancap di tubuh korban. Pelaku juga sempat mengancam teman-teman korban yang ikut mengeroyok pada 5 Oktober.

"Setelah menikam kemudian dicabut kembali pada saat keluar dari pos tersebut. Tersangka masih mengancam teman-teman korban yang tidur di pos tersebut. Kemudian ada upaya lagi melakukan penikaman kepada adik korban yang ada di lokasi yang sama, namun bisa digagalkan oleh saksi-saksi yang lain," ujarnya.

Saliya alias Carli ditangkap petugas Satreskrim Polres Cilegon di Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaku sebelumnya kabur.

Dia ditangkap pada Selasa (12/10) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Cilegon untuk diperiksa terkait pembunuhan Jujut.

"Alhamdulillah sudah diamankan, subuh tadi kira-kira jam setengah 3," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Arief N Yusuf saat dimintai konfirmasi.

(aud/aud)