Brantas Abipraya Beri Bantuan 500 Pakaian untuk Masyarakat Papua

Inkana Putri - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 15:12 WIB
Brantas Abipraya
Foto: Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) membagikan bantuan sandang berupa pakaian kepada masyarakat Papua. Bantuan ini diserahkan melalui Satuan Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, dan diterima langsung oleh Letkol Infanteri Vicky Heru Hansanto - Danyon Para Raider 328/Dirgahayu didampingi oleh Letda Infanteri Rizal Yudha Prakoso, di Cilodong, Depok.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan aksi sosial ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut hari ulang tahun Brantas Abipraya ke-41 pada 12 November mendatang. Ia berharap bantuan ini dapat menambah kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Dengan menggandeng Yonif Para Rider 328 ini, semoga bantuan 500 pakaian untuk masyarakat Intan Jaya, Papua dari Brantas Abipraya ini dapat menambah keceriaan masyarakat di sana. Melihat kondisi sosial di daerah perbatasan tersebut yang jauh dari kehidupan perkotaan, kegiatan ini diharapkan juga dapat menambah kesejahteraan, juga menumbuhkan rasa cinta NKRI," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/10/2021).

Anas menambahkan kegiatan ini juga merupakan salah satu penerapan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pilar Pembangunan Sosial. Sebelumnya, pihaknya juga pernah melakukan aksi sosial serupa guna memenuhi kebutuhan sandang masyarakat Papua

Di tahun 2018, Brantas Abipraya pun turut berkontribusi meningkatkan pendidikan anak Indonesia dengan menyalurkan 500 buah tas sekolah serta 500 eksemplar buku pengetahuan bela negara dan buku sejarah. Pada tahun yang sama, Brantas Abipraya bersama enam BUMN lainnya menyalurkan bantuan penunjang fasilitas sekolah, yaitu renovasi 22 unit kamar mandi di sekolah-sekolah di Jayapura.

Selain di Papua, Brantas Abipraya juga mendukung program Pemerintah melalui program TJSL. Upaya dukungan ini pun mendapat penghargaan Best TJSL Award 2021 kategori Infrastruktur, yang digelar Warta Ekonomi, Kamis (23/9).

"Melalui program TJSL Abipraya, kami selalu berkomitmen untuk berperan serta menjalankan roda perekonomian Indonesia apalagi di saat bangsa kita diterpa wabah COVID-19. Dalam pelaksanaan program TJLS, kami fokus untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, lingkungan, hukum dan tata kelola yang merupakan pilar dari tujuan pembangunan berkelanjutan," imbuhnya.

Selain menyalurkan bantuan, Anas mengatakan pihaknya juga memberikan modal kerja kepada mitra binaannya dan penyaluran CSR. Hingga saat ini, terdapat 43 mitra binaan dengan berbagai spesifikasi bidang pekerjaan. Brantas Abipraya pun turut memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para mitra binaan.

Selama pandemi COVID-19, Anas menyebut Brantas Abipraya memiliki beberapa program unggulan lain yang sejalan dengan 4 pilar TJLS, yakni pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan lingkungan dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola.

Melalui program tersebut, Brantas Abipraya menggelar berbagai kegiatan, salah satunya membagikan sembako ke masyarakat sekitar Kantor Pusat dan seluruh proyek yang tersebar di Indonesia. Anas menyebut pihaknya juga mengadakan vaksin gratis bagi masyarakat kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Saat ini, Brantas Abipraya juga sedang menjalankan program Orangtua Asuh dengan melibatkan Insan Abipraya menjadi orang tua bagi anak-anak Indonesia yang pra sejahtera.

Sementara pada pilar pembangunan lingkungan, Brantas Abipraya bersama perusahaan BUMN lainnya telah berkontribusi menyediakan fasilitas air bersih di Sukabumi. Sejak tahun 2018, Anas menyampaikan Brantas Abipraya telah melakukan penanaman 12.500 bibit pohon sengon dan mengelolanya bersama warga lokal di Kampung Legok Banteng, Desa Cijayanti, Bogor. Dan di tahun 2020, pihaknya melakukan penanaman ribuan pohon di area PLTM Padang Guci, Bengkulu.

"Masyarakat adalah salah satu elemen penting untuk kemajuan Brantas Abipraya. Ini adalah bukti komitmen sebagai BUMN yang tak hanya fokus membangun Indonesia melalui karya infrastruktur namun juga dengan turut mensejahterakan, membantu sesama. Kegiatan TJSL ini merupakan sarana untuk dapat mendekatkan Brantas Abipraya dengan masyarakat yang berada di sekitar. Sehingga nilai manfaat keberadaan kami benar-benar dapat langsung dirasakan dan berdampak untuk warga," pungkas Anas.

(ega/ega)