FBR Bekasi Minta Polisi Juga Usut Penyebar Video 'Orang Betawi Bodoh'

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 14:59 WIB
Perwakilan FBR Bekasi datang ke Polres Metro Bekasi Kota (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Perwakilan FBR Bekasi datang ke Polres Metro Bekasi Kota (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Bekasi -

Koordinator Wilayah Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Bekasi, Novel Said, angkat bicara terkait viralnya video oknum ormas menyebut 'orang betawi Bodoh'. FBR meminta pihak kepolisian untuk mengusut penyebar sekaligus perekam video 'Orang Betawi Bodoh' tersebut.

"Kita juga berharap sama aparat kepolisian menangkap penyebar video atau pembuat videonya karena, kalau tidak divideokan, nggak viral seperti ini," kata Novel, Selasa, (19/10/2021).

Novel mengapresiasi pihak Polres Metro Bekasi Kota yang sudah menangkap pelaku yang berinisial VVL untuk segera diadili. Mereka berharap agar kejadian rasisme seperti ini tidak terjadi lagi.

"Kami sangat mengapresiasi kepada Kepolisian Metro Bekasi yang sudah menangkap pelaku yang segera diadili," jelas Novel.

"Ya mudah-mudahan kejadian ini menjadi pembelajaran buat kita ke depan, di kemudian hari tidak akan terulang lagi peristiwa seperti ini," tambahnya.

Terkait penangkapan pelaku, Novel mengaku cukup kaget. Pasalnya, pelaku kabur ke Slawi, Jawa Tengah, beberapa saat setelah kasusnya viral.

"Kita juga menyikapinya agak sedikit kaget. Begitu cepat dia berangkat ada di satu tempat di sana, padahal kita dengan teman-teman yang lain, dengan ormas yang lain, juga menjaga dan mengepung rumah yang bersangkutan 1x24 jam itu nggak ada yang kita tinggalin itu," jelas Novel.

"Kita juga nggak tahu kok bisa lolos, apa waktu itu nggak pulang lagi atau gimana tiba-tiba mereka ada di sana. Ya tapi teman-teman ormas juga sangat berterima kasih kepada kepolisian bisa segera menangkap ini," sambungnya.

Selanjutnya, Novel mengatakan belum ada permintaan maaf secara langsung dari pelaku. "Kita kan belum ketemu. Tadi saja kita mau coba ketemu beliau juga tidak ada. Dia juga di sini kan merantau," imbuh Novel.

Pelaku Ditangkap

Diketahui polisi menangkap seorang anggota ormas di Bekasi, Jawa Barat, berinisial VVL (49) setelah viral menyebut 'orang Betawi bodoh'. Pelaku ditangkap polisi saat sedang karaoke di Slawi, Jawa Tengah.

"Polisi mencari informasi dan sampai ke Slawi. Yang bersangkutan diamankan ketika sedang berkaraoke," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Kombes Aloysius mengatakan pelaku berusaha kabur setelah video umpatan rasisnya viral di media sosial. Kini polisi masih memeriksa pelaku secara intens.

"Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota," tutur Kombes Aloysius.

Polisi menjerat VVL dengan Pasal 16 juncto Pasal 4 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau Pasal 335 KUHP. Dia terancam hukuman 5 tahun penjara.

(isa/isa)