Siswi di Kendari Dilarikan ke Puskesmas Usai Divaksin Corona

Sitti Harlina - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 20:30 WIB
Seorang siswi di Kendari, Sultra dilarikan ke Puskesmas setelah mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19 dosis pertama karena sempat hampir pingsan. (Sitti Harlina/detikcom)
Seorang siswi di Kendari, Sultra, dilarikan ke puskesmas setelah mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19 dosis pertama karena sempat hampir pingsan. (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Seorang siswi dari Pesantren Attarbiattusakila Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dilarikan ke Puskesmas Poasia setelah mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19 dosis pertama. Tindakan ini diambil karena siswi tersebut sempat hampir pingsan.

Seorang kakak kelas mengatakan sempat mengingatkan siswi tersebut tidak ikut vaksin. Sebab, siswi tersebut sering mengalami sesak napas.

"Kadang suka sesak, jadi saya kasih tahu jangan datang kalau memang tidak bisa, tapi dia hanya diam tidak tahu apakah dia dengar atau tidak," ujarnya, Senin (18/10/2021).

Yati, salah seorang guru dari Pesantren Attarbiattusakila yang juga ikut mendampingi siswanya untuk divaksinasi, mengatakan bahwa siswi tersebut kadang sering pingsan dan sesak napas. Hanya, ia juga tidak bisa memastikan apakah siswanya tersebut memiliki riwayat asma.

"Kadang suka pingsan di sekolah. Saya kurang tahu apakah memang ada riwayat asma atau hanya kebetulan saja," kata Yati.

Setelah divaksinasi, siswi tersebut tampak lemas dan nyaris pingsan. Tim kesehatan yang ada di lokasi vaksin pun langsung membawanya ke puskesmas terdekat dengan menggunakan mobil ambulans.

Kasmawati, Pelaksana Observasi Vaksinasi, menegaskan bahwa kondisi yang dialami siswi setelah divaksinasi hanya karena maag yang dideritanya selama ini.

"Dia memang ada riwayat maag, setelah disuntik katanya seperti yang lalu-lalu kalau nyeri di ulu hati," jelasnya.

Setelah melihat kondisi tersebut, ia langsung melarikan siswi tersebut ke Puskesmas Poasia untuk mendapatkan pertolongan.

"Sudah dibawa di puskesmas, sudah ditangani dan dipasangi infus," tuturnya.

Lihat juga video '59% Populasi RI Diperkirakan Sudah Dapat Vaksin Lengkap di Akhir 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)