Menpora Pede Kesuksesan PON Menular ke Peparnas Jayapura

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 18:39 WIB
Menpora Wanti-wanti Atlet hingga Penonton PON Papua Disiplin Prokes
Foto: Dok. Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan apresiasi kepada Provinsi Papua yang sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dengan aman dan lancar. Menurutnya, Papua tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tapi juga sukses meraih prestasi membanggakan dengan menduduki posisi empat besar klasemen PON XX.

"Target- target yang kita harapkan di awal sebelum PON ini tercapai. Target prestasi, target penyelenggaraan, target ekonomi itu secara keseluruhan saya lihat tercapai," kata Amali seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora, Senin (18/10/2021).

Amali mengatakan hal tersebut sebagai prestasi luar biasa. Mengingat selama ini dari PON ke PON posisi lima besar selalu diduduki antara Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.

"Tetapi Papua bisa menembus itu, dia peringkat keempat perolehan medalinya dan itu suskses prestasi buat mereka," jelasnya.

Sementara itu, secara nasional ada prestasi yang terukir PON 2021. Tercatat ada 90 rekor yang dicatatkan dalam ajang olahraga ini meskipun dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Adapun sebagian besar rekor muncul dari cabang-cabang olahraga yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang merupakan pedoman pembinaan prestasi olahraga nasional, seperti atletik, renang, angkat besi, dan menembak.

"Saat-saat pandemi seperti sekarang masih bisa pemecahan rekor, data terakhir yang saya kumpulkan ada sejumlah 90 rekor yang dipecahkan baik nasional maupun PON dari cabang-cabang Atletik, Renang, Angkat Besi, Menembak dan Angkat Berat, kemudian ada tambahannya di Selam," tuturnya.

Amali menilai kesuksesan PON XX tidak lepas dari kerja sama dan kolaborasi lintas kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, serta TNI-Polri. Selain itu juga dukungan dari kontingen dari seluruh provinsi.

"Kesuksesan ini bukan pekerjaan satu pihak saja. Tetapi kerja bareng, kerja bersama, kolaborasi yang luar biasa dari pemerintah pusat lintas kementerian, pihak Polri, TNI dan berbagai pimpinan instansi tingkat pusat. Juga kolaborasi dengan pemerintah daerah baik itu Provinsi Papua kemudian kabupaten kota yang ada di Papua," jelasnya.

Berkaca pada PON XX Papua 2021, Amali yakin ajang Peparnas XVI/2021 yang berlangsung di Jayapura pada awal November mendatang juga akan menuai kesuksesan. Dia menyebut sudah melakukan rapat koordinasi dengan Ketua Harian Peparnas serta Kadispora yang menyampaikan kesiapan panitia untuk menyelenggarakan pesta olahraga bagi para atlet penyandang disabilitas.

"Persiapan panitia sudah sangat bagus, di samping keikutsertaan atlet tidak terlalu banyak seperti PON, yakni hanya sekitar 3500 orang sudah termasuk atlet, pelatih serta official dan hanya memainkan 12 cabang olahraga yang terpusat di Jayapura, baik Kabupaten maupun Kota," terangnya.

"Jadi ajang Peparnas ini tidak terlalu sulit, sehingga saya optimis ajang bagi para atlet disabilitas ini akan sukses, terlebih sudah mendapatkan pelajaran dari event PON pada dua minggu sebelumnya," pungkasnya.

(fhs/ega)