Round-Up

Babak Baru Kasus Perusakan RS HKBP Balige-Nakes Dianiaya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 22:02 WIB
Sebuah video yang menunjukkan aksi keributan berujung perusakan di RS HKBP Balige, Sumut, viral di medsos. Polisi turun tangan dan menangkap pelaku. (Screenshot video viral)
Sebuah video yang menunjukkan aksi keributan berujung perusakan di RS HKBP Balige, Sumut, viral di medsos. Polisi turun tangan dan menangkap pelaku. (Screenshot video viral)
Jakarta -

Kasus perusakan di RS HKBP Balige, Sumatera Utara (Sumut), memasuki babak baru. Pelaku perusakan membuat laporan polisi atas dugaan penganiayaan.

Kasus penyerangan RS HKBP Balige itu terjadi pada Minggu (10/10). Kejadian itu kemudian viral dua hari setelahnya.

Dalam video terlihat sejumlah pemuda mendatangi resepsionis RS. Terlihat awalnya para pria itu bercengkerama dengan pihak RS yang ada di meja resepsionis.

Keributan kemudian terjadi antara sekelompok pria dengan petugas rumah sakit. Ada yang terlihat merusak fasilitas yang ada di RS.

Tidak hanya itu, sekelompok pria itu juga diduga melakukan penganiayaan kepada petugas satpam RS. Para pria itu juga diduga melakukan penganiayaan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan peristiwa itu berawal dari seorang rekan sekelompok pria itu mengalami luka akibat kecelakaan lalu lintas pada Minggu (10/10). Sekelompok pria itu datang untuk melihat penanganan rekannya di RS.

"Mereka bermohon kepada pihak rumah sakit, yaitu dokter, untuk segera dilakukan penanganan. Dan oleh tim dokter telah melakukan penanganan berupa melakukan pembersihan terhadap luka dan sudah jahit," ucap Hadi saat dimintai konfirmasi.

Hadi mengatakan pihak rumah sakit kemudian meminta KTP dan surat vaksin sebagai syarat administrasi agar pasien dapat ditangani lebih lanjut. Namun para pemuda itu mendesak agar pengobatan dilanjutkan dan mulai melakukan perusakan.

"Dan dengan tiba-tiba pria bernama Rojes alias Jasprit Singh melakukan perusakan terhadap pembatas COVID (di meja resepsionis RSUD). Satpam yang mencoba mengamankan kemudian dipiting Rojes. Satpam itu juga dibanting ke dinding hingga terluka," tutur Hadi.

Hadi mengatakan pelaku perusakan terhadap fasilitas dan penganiayaan satpam RS itu sudah ditangkap. Polisi masih mendalami kasus ini.

"Ditreskrimum mengamankan dua pelaku penganiayaan di RS HKBP. Kasusnya masih didalami," jelas Hadi.