11 Siswa MTs Tewas, Komisi VIII DPR Minta Kegiatan Susur Sungai Dihapus

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 08:33 WIB
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Sebelas siswa MTs Harapan Baru meninggal dunia setelah tenggelam saat susur sungai di Cileueur, Ciamis, Jaw Barat (Jabar). Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta agar kegiatan susur sungai ditiadakan.

"Sebaiknya ditiadakan karena terlalu berisiko," kata Yandri Susanto kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Yandri juga menyampaikan dukacita atas tewasnya belasan pelajar itu. Yandri meminta Kementerian Agama (Kemanag) menindaklanjuti peristiwa ini sehingga tak terjadi lagi di masa yang akan datang.

"Kami turut berduka, Kemenag wajib menjadikan ini bahan evaluasi sehingga tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang," kata dia.

Lebih lanjut Yandri meminta kegiatan siswa madrasah harus dilaksanakan dengan penuh pertimbangan, terutama terkait masalah keselamatan.

"Kegiatan siswa harus benar-benar penuh pertimbangan. Hal yang utama adalah keselamatan," ucapnya.

PKS Minta Kegiatan Outdoor Didampingi Profesional

Sementara itu, anggota Komisi VIII F-PKS Bukhori Yusuf mengatakan kegiatan luar ruangan penting dilakukan. Namun kegiatan yang dilakukan itu harus jauh dari bahaya.

"Kegiatan di luar sekolah penting, namun dengan SOP standar. Jika belum punya standar, sebaiknya dihindari, diganti dengan kegiatan outdoor yang tidak berisiko tinggi," kata dia.

Lebih lanjut, menurut Bukhori, kegiatan siswa yang menantang bahaya seperti susur sungai itu boleh saja dilakukan. Akan tetapi harus ada pendampingan dari pihak profesional.

"Kalau didampingi dengan para instruktur ahli dan ada SOP yang standar militer, saya rasa tidak jadi masalah," katanya.

Lihat Video: Susur Sungai Renggut 11 Nyawa Siswa di Ciamis

[Gambas:Video 20detik]