Cara Pinjol di Kalbar Tagih Utang: Sebar Foto Korban-Kerabat Diminta Donasi

Nahda Rizky Utami - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 22:06 WIB
Kantor pinjol di Pontianak, Kalimantan Barat digerbek polisi
Kantor pinjol di Pontianak, Kalimantan Barat digerbek polisi (dok.Polda Kalbar)
Pontianak -

Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Luthfie Sulitiawan mengungkapkan, kantor pinjaman online (pinjol) ilegal PT Sumber Rejeki Digital (SRD) di Pontianak, menagih utang kepada debitur dengan cara-cara melanggar hukum.

Korban diteror dengan telepon hingga chat WhatssApp. Tak hanya itu, para penagih utang pinjol ini juga menyebar foto korban hingga 'membuka donasi' kepada orang-orang yang ada di kontak HP korban.

"Penagihan utang oleh kantor pinjol SRD ini dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum. Kontak-kontak di HP korban di WA dan dikirim pesan foto korban dan diminta berdonasi untuk melunasi utang korban," ujar Luthfie kepada detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Luthfie kemudian memberikan salah satu contoh chat yang disebar karyawan pinjol. Pelaku mengancam akan menyebar foto korban dan meminta donasi kepada contact person di HP korban.

Salah satu contoh chat penagih utang pinjol yang meneror korban Salah satu contoh chat penagih utang pinjol yang meneror korban (Dok.Polda Kalbar)

"RUPIAH TREN PRO DIKARENAKAN SISTEM KAMI SEDANG ERROR PENGARUH DARI BANYAKNYA NASABAH MELAKUKAN PENGAJUAN PINJAMAN DI APLIKASI KAMI, MAKA TAGIHAN DIALIHKAN HARI INI SEMUA UNTUK LAKUKAN PEMBAYARAN. TOLONG IKUTI ATURAN, JIKA MASIH TIDAK INGIN IKUTI ATURAN DAN NGEYEL, OTOMATIS TAGIHAN UTANG ANDA INI SAYA ALIHKAN KE SELURUH KONTAK HP ANDA MEMBUAT SATU GRUP WHATSAPP UNTUK OPEN DONASI BANTU BAYAR UTANG ANDA KARNA KAMI PUNYA AKSES KE SELURUH KONTAK ANDA," demikian isi chat penagih pinjol.

Jika donasi pembayaran utang korban tidak terkumpul, perusahaan pinjol itu akan mengajukan pinjaman ke aplikasi lain dengan cara memakai foto selfie korban dan foto KTP korban untuk membayar utang korban.

"KALAU PUN GAK TERKUMPUL OPEN DONASI PEMBAYARAN UTANG ANDA KE SELURUH KONTAK ANDA MAKA DENGAN TERPAKSA FOTO SELFIE DAN FOTO KTP ANDA KAMI PAKAI UNTUK AJUKAN PINJAMAN DIAPLIKASI LAIN UNTUK BAYAR UTANG ANDA DISINI. JIKA ADA," ungkap isi chat salah satu karyawan PT Sumber Rejeki Digital kepada salah satu korban.

Dalam chat tersebut juga terlihat percakapan antara karyawan pinjol yang menanyakan bukti korban yang sedang melaksanakan meeting. Berikut isi chat tersebut:

"Takutnya jam 5 blm slsi. Drpd sy bilang jam 5"
"Mana bukti anda sdg meeting??"
"meeting apaan"
"sampe seharian"
"hari minggu lagi"


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya