Anggota DPR Kritik Penanganan Kasus Kaburnya Rachel Vennya dari Karantina

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 14:01 WIB
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Habiburokhman (Foto: dok. Habiburokhman)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman, mengkritik lambannya proses hukum terhadap Rachel Vennya, yang kabur saat menjalani karantina di RSDC Pademangan. Sementara itu, anggota TNI inisial FS yang membantu Rachel Vennya kabur sudah dijatuhi sanksi oleh TNI dan menjalani pemeriksaan.

"Secara logika hukum, seharusnya yang lebih dulu diproses secara hukum adalah pelaku utama, yaitu RV, baru kemudian orang-orang yang terlibat atau membantu," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Menurut Habiburokhman, masyarakat menunggu proses hukum terhadap Rachel Vennya. Jangan karena Rachel Vennya seorang selebgram lantas membuat standar hukum terhadapnya berbeda.

"Apa pun bentuk sanksinya, saat ini publik menunggu apakah proses hukum bisa berjalan terhadap RV. Jangan karena beliau public figure lantas ada standar hukum yang berbeda," ujarnya.

Waketum Partai Gerindra ini menilai adanya proses penegakan hukum dapat mencegah masyarakat mengikuti aksi Rachel Vennya.

"Saya yakin, kalau proses hukum sudah berjalan, bisa mencegah orang lain melakukan hal yang serupa," imbuhnya.

Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan sedang menyelidiki kaburnya selebgram Rachel Vennya saat menjalani karantina di RSDC Pademangan. Rachel Vennya akan dimintai klarifikasi pekan depan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Polisi Bakal Panggil Rachel Venya Rabu Pekan Depan':

[Gambas:Video 20detik]