Didukung Warga Tanah Merah Jadi Capres 2024, Begini Respons Anies

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 13:43 WIB
Anies Baswedan di Tanah Merah, Jakut
Anies Baswedan di Tanah Merah, Jakut (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Warga Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara, menyambut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan slogan 'Siap Mendukung Anies Jadi Presiden 2024'. Bagaimana respons Anies?

Anies datang ke Kampung Tanah Merah dalam rangka meresmikan jaringan pipa air bersih dan drainase. Diketahui, sebelumnya masyarakat Tanah Merah kesulitan air bersih.

Saat Anies datang untuk meresmikan pipa drainase, Anies dipakaikan kain khas Sumatera. Terlihat kain itu seperti kain ulos beserta penutup kepala. Kain ulos tergantung di pundak kanan Anies.

Kain itu bertulisan 'Terima Kasih Bapak Anies Baswedan atas keberpihakan program penataan Kampung Tanah Merah, kami warga Tanah Merah siap mendukung bapak menjadi Presiden 2024'. Ada juga spanduk bertuliskan 'Syukuran Warga 4 Tahun Tanah Merah Bangkit Bersama Anies Baswedan'.

Ketika ditanya mengenai rencana mengikuti capres 2024, Anies mengatakan hal itu masih lama untuk ditanggapi.

"Belum apa-apa udah 24 (2024). Ini masih tahun 21 (2021) ini," kata Anies di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.

Anies menjawab soal isu capres itu dengan sedikit gelak tawa.

Saat mendengar pertanyaan soal rencana nyapres, warga permukiman Kampung Tanah Merah sempat memberi tepuk tangan yang meriah. Warga sekitar juga menyambut meriah dengan kelompok marawis.

Hari ini, Anies mengaku tepat 4 tahun menjabat Gubernur DKI. Dia mengaku Kampung Tanah Merah menjadi lokasi pertama di Jakut yang didatanginya saat masa kampanye 2017.

Hari ini Anies menyerahkan surat izin mendirikan bangunan (IMB) kepada masing-masing pihak Kampung Tanah Merah secara simbolis. Dia mengatakan IMB tersebut merupakan IMB sementara yang diberikan kepada tiap RT.

"Kedua, warga di sini merasakan kesulitan untuk akses-akses, kenapa? Bangunan tidak memiliki izin, pemerintah DKI dan jajaran bekerja berdiskusi, mencari solusi, lalu muncul solusi IMB kawasan, IMB sebagai satu kawasan. Jadi izin memberikan per bangunan tapi diberikan per RT," katanya.

Lebih lanjut Anies mengatakan IMB ini merupakan solusi jalan tengah dari masalah bangunan yang tak memiliki izin. Hal ini juga merupakan solusi terbaru di Indonesia.

"Satu RT dalam satu kawasan, ini pertama kali di Indonesia, ada IMB berbentuk kawasan. Ini adalah jalan tengah yang kita ambil yang berada di tanah yang status tanah legal belum tuntas, tapi mereka faktanya mereka sudah puluhan tahun," katanya.

Simak juga 'Anies Bangun Kembali Kampung Kunir yang Pernah Digusur Ahok':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/jbr)