Sekjen PBNU Dukung Kapolri Berantas Pinjol Ilegal: Merugikan Rakyat

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 10:12 WIB
Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini
Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zain dok. detikcom
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya memberantas praktik pinjaman online (pinjol) ilegal di berbagai wilayah. Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengapresiasi upaya ini.

Menurut Helmy, upaya Kapolri Jenderal Sigit tersebut sangat berdampak terhadap masyarakat. Sebab, sudah banyak yang menjadi korban pinjol ilegal ini.

"Mendukung langkah Kapolri untuk memberantas pinjol yang sudah merugikan & meresahkan rakyat," katanya kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian soal kemunculan pinjaman online atau pinjol yang merugikan masyarakat. Atas arahan Jokowi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya menindak tegas pinjol yang merugikan warga.

Tak berselang lama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pinjol ilegal yang telah merugikan masyarakat. Perintah ini disampaikan Sigit untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi.

"Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi preemtif, preventif, maupun represif," kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui video conference di Mabes Polri seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Perintah Jenderal Sigit kemudian dilaksanakan oleh jajarannya. Sejumlah lokasi di berbagai wilayah yang menjadi kantor pinjol digerebek pihak kepolisian mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Tangerang.

(hri/fjp)