Round-Up

Sama Rata Sanksi ke Pendukung Ganjar-Puan yang Lawan Arahan Mega

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 06:51 WIB
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo
Foto: Puan Maharani dan Ganjar Pranowo
Jakarta -

PDIP menegaskan bakal memberi sanksi yang sama rata kepada kadernya yang mendukung Ganjar Pranowo dan Puan Maharani sebagai capres 2024. Sanksi bakal diberikan gegara para pendukung Ganjar dan Puan itu dianggap mendahului keputusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sebagai informasi, ada sejumlah kader PDIP yang mendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, sebagai capres di 2024. Para kader PDIP itu kemudian membuat Barisan Celeng Berjuang.

Selain itu, ada pula relawan yang mendukung Ketua DPR, Puan Maharani, sebagai Capres 2024. Mereka menamakan diri sebagai Gema Puan. Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, secara terbuka memberikan dukungan untuk Puan dan menyatakan dukungan mereka untuk Puan beda dengan relawan Ganjar.

PDIP Tegaskan Sanksi Merata

DPP PDIP menegaskan bakal memberi sanksi kepada pengurus yang mendeklarasikan capres atau cawapres sebelum ada keputusan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. PDIP tidak akan pandang bulu dalam memberi sanksi, baik ke pendukung Puan ataupun Ganjar.

"Kalau kita yang menyampaikan, ini (sanksi) berlaku untuk seluruh kader. Jadi kader-kader itu, karena mereka ini ditugaskan partai memimpin struktur, maka mereka harus mengerti aturan-aturan yang berlaku di partai. Ini bukan kecuali, semua kader-kader partai yang terikat, terlibat dalam kongres harus tahu itu," kata Ketua bidang Kehormatan Partai DPP PDIP, Komarudin Watubun kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

"Mereka jangan pecah-pecah, masing-masing mau mengajukan calon yang tidak pada tempatnya atau pada waktunya. Jadi itu berlaku bagi semua tanpa kecuali," imbuhnya.

Komarudin menegaskan kewenangan memberikan dukungan terhadap capres dan cawapres ada di tangan Megawati selaku Ketum PDIP. Aturan itu merupakan keputusan kongres di Bali yang mana dihadiri para pengurus dari tingkat pusat hingga ranting.

Anggota DPR RI itu menegaskan seluruh pengurus PDIP harus mengerti dan wajib patuh terhadap aturan partai. Komarudin mengimbau kader menyampaikan aspirasi lewat forum resmi, bukan mendeklarasikan dukungan ke Ganjar atau Puan.

"Saya harap, sebagai Ketua Dewan Kehormatan, sebagai yang ditugaskan oleh Ibu Ketua Umum untuk melihat penegakan kode etik, disiplin dalam partai, saya meminta mereka, struktur partai, untuk tegak lurus, berpegang teguh dalam aturan partai, yang di dalamnya mereka juga membuat keputusan itu," ujar Komarudin.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Tonton juga video icip-icip Subway yang baru buka lagi di Indonesia berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]