Bersumpah di Depan Al Qur'an, Ribhi Sangkal Todongkan Pistol

- detikNews
Senin, 17 Apr 2006 18:34 WIB
Jakarta - Kisruh di Kedubes Palestina mulai menunjukkan titik terang. Mantan Dubes Palestina di Indonesia Ribhi Y Awad blak-blakan menjelaskan kasusnya. Ia juga membantah telah menodongkan pistol kepada stafnya.Di Kedubes Palestina, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (17/4/2006) kepada wartawan Ribhi mengaku syok dengan kejadian yang menimpanya.Dia menuturkan, staf Kedubes yang kini menjadi Pjs Dubes Palestina, Naseer Wahab, telah mengambil semua peralatan kantor seperti komputer dan sebagainya. "Saya tidak tahu apa motifnya, tapi apa yang dilakukan Naseer telah membuat saya syok," kata Ribhi.Ribhi juga menyangkal dia telah menodongkan pistol kepada para stafnya, termasuk Naseer Wahab. Pistol itu, imbuh dia, digunakan hanya untuk memproteksi dirinya dari kejahatan. Dan selama ini dia tidak pernah menggunakannya.Dikatakan Ribhi, dia siap kembali ke Palestina. Namun ia harus bertemu terlebih dulu dengan Menlu Hassan Wirajuda dan Presiden SBY untuk melaporkan apa yang selama ini dilakukannya di Indonesia. Laporan itu rencananya akan diberikan dalam bentuk tertulis dan sampai saat ini masih berada di percetakan."Jadi buku itu harus selesai terlebih dahulu, tanggal 30 Mei Insya Allah saya siap meninggalkan Indonesia," kata dia.Ribhi mengatakan, dia memang terobsesi dengan Indonesia. Namun baginya Palestina lebih indah. Dia juga mengatakan Naseer telah membuat propaganda hitam untuk mendistorsi dirinya. Apa yang dikatakan Naseer adalah bohong.Dia lalu mengambil Al Qur'an dan menepuknya tiga kali sambil berkata, "Demi Allah, saya mengatakan yang sesungguhnya kepada kalian." Kondisi Kedubes Palestina saat ini tampak berantakan. Untuk akses keluar, tertumpuk sejumlah kardus. Alasannya untuk menghalangi masuknya pencuri. Sementara itu ruang kerja Ribhi tampak tidak terawat, banyak buku dan kertas yang bertumpuk, tidak teratur.

(umi/)