PD Sebut Moeldoko Beri Uang Rp 100 Juta-HP ke Ketua DPC Peserta KLB

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 21:45 WIB
Kuasa hukum DPP Partai Demokrat (PD), Mehbob,
Mehbob (kanan) (Firdha/detikcom)
Jakarta -

Kuasa hukum DPP Partai Demokrat (PD), Mehbob, menyebut Moeldoko memberikan sejumlah uang kepada para Ketua DPC yang hadir dalam acara diklaim Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. Pemberian uang itu menurut Mehbib dilakukan setelah KLB digelar.

Pemberian uang itu menurut Mehbob diketahui dari Gerald Pieter Runtuthomas, selaku saksi yang dihadirkan oleh pihak Partai Demokrat dalam sidang gugatan yang dilayangkan kubu Moeldoko di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

"Tadi ada keterangan yang sangat menarik ya dari saksi KLB yang hadir saudara Gerald. Jadi ada dua kloter keberangkatan, jadi semua yang bukan anggota, yang bukan Ketua DPC, yang tidak mempunyai hak suara (dalam KLB) mereka langsung terbang dari daerahnya masing-masing ke Medan, tetapi kalau Ketua DPC menurut tadi keterangan saksi (Gerald) mereka transit di Jakarta bertemu dengan Pak Moeldoko," kata Mehbob kepada wartawan di Gedung PTUN Jakarta, Rawamangun Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021).

"Setelah mereka (Ketua DPC) bertemu dengan Moeldoko, mereka diberikan uang sebesar Rp 25 juta dan satu buah handphone," sambung Mehbob.

Mehbob menjelaskan bahwa uang Rp 25 juta dan satu unit handphone tersebut merupakan uang muka sebesar 25% atas janji yang diberikan oleh penggagas KLB kepada para Ketua DPC senilai Rp 100 juta.

Kemudian, lanjutnya, sisa dari uang tersebut akan diserahkan kepada 32 Ketua DPC yang menjadi peserta KLB usai KLB tersebut digelar.

"Jadi mereka setelah bertemu dengan Pak Moeldoko mereka diberikan uang masing-masing Ketua DPC itu Rp 25 juta sebagai DP 25%kemudian satu buah handphone," ucapnya.

"Kemudian setelah selesai di KLB Deli Serdang, setiap Ketua DPC diberikan Rp 75 juta. Jadi totalnya Rp 100 juta untuk Ketua DPC yang 32 orang," pungkas dia.

Simak video 'Hadapi Kubu Moeldoko, PD Hadirkan 2 Saksi Fakta ke PTUN':

[Gambas:Video 20detik]