detikcom Do Your Magic

Target Perbaikan Tanggul Kali Baru di Bulak Rantai Selesai Akhir Bulan

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 13:00 WIB
Perbaikan tanggul di Bulak Rantai, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021)
Foto: Faiz Iqbal Maulid/detikcom
Jakarta -

Pembuatan tanggul permanen di Kali Baru, Kawaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, menunggu perbaikan di Bulak Rantai selesai. Disebut, tanggul di Bulak Rantai selesai di akhir bulan ini.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (14/10/2021), aktivitas perbaikan tanggul Kali Baru masih terus berlanjut. Kali ini, sebanyak delapan petugas pasukan biru Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jaktim dikerahkan.

Terlihat, pengerjaan sudah mencapai tahap menyemen tembok batu bata di sisi kanan Kali Baru. Tampak pula petugas lain yang sibuk menata batu bata dan merapikan hasil semen tanggul.


Meskipun begitu, beberapa petugas terlihat sedang mengerjakan konstruksi awal tembok di dekat jembatan masuk ke Gang Kimeli.

Tembok tanggul itu memiliki tinggi 58 cm dan membentang panjang sekitar 100 m meter mulai dari pertigaan Hek hingga ke jembatan masuk Gang Kimeli.

Petugas Sudin SDA Jakarta Timur Anton mengatakan proses perbaikan tanggul Kali Baru sudah mencapai 60 persen.

"Udah 60 persen sih ini. Paling habis selesai nyemen tembok ini, baru lanjut bikin tembuk tanggul yang di dekat jembatan sana," kata Anton kepada detikcom, Kamis (14/10/2021)

Perbaikan tanggul di Bulak Rantai, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021)Perbaikan tanggul di Bulak Rantai, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021). (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Ia menyebut proses pengerjaan hari ini meliputi menyemen tembok dan membuat konstruksi tembok di dekat jembatan masuk Gang Kemeli. Ia juga menyebut target pengerjaan perbaikan itu harus sudah selesai di akhir Oktober 2021.

"Hari ini ngerjain yang nyemen tembok dulu. Kalau bisa yang nyemen tembok ini hari ini selesai," ujarnya.

"Targetnya sih akhir bulan ini," tambahnya.

Sepekan lalu, pengerjaan perbaikan tanggul sempat terhambat. Sebab, volume air di tanggul sempat tinggi.


Namun menurut Anton, pengerjaan kali ini berjalan tanpa hambatan tersebut.

"Alhamdulillah nggak (ada hambatan) si. Waktu awal-awal doang agak susah karena airnya agak tinggi, tapi ini udah mulai surut kok kita ngakalin juga pake timbunan ini," kata Anton.

Sebelumnya, Camat Kramat Jati Rudy Syahrul menyebut akan ada beberapa langkah penanganan untuk mencegah air menggenang di Jl Raya Bogor, tepatnya di kawasan pertigaan Hek. Seperti perbaikan tanggul dan pengerukan kali.

"Solusi, perbaikan turap yang jebol, peninggian turap, pengerukan Kali Baru, pembuatan sodetan Kali Baru ke arah Kali Cipinang di Kampung Dukuh," ujarnya, Selasa (28/9).

(aik/aik)