Analisis Kriminolog soal Pria Bikin Laporan Palsu padahal Korban Open BO

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 07:55 WIB
Seorang pemuda berusia 23 tahun, Aulia Rafiqi, beberapa hari lalu melapor dibegal komplotan yang mengaku polisi di Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Jaktim. DIketahui pengakuan Rafiqi bohong. Dia ternyata terlibat cekcok dengan pelaku Open BO.
Aulia Rafiqi (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Aulia Rafiqi ditangkap polisi setelah membuat laporan palsu karena mengaku dibegal padahal menjadi korban open booking online (BO). Lantas, mengapa Aulia bikin laporan palsu padahal barangnya juga dirampas?

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala memahami langkah Aulia hingga tebersit membuat laporan palsu. Menurut Adrianus, faktor malu membuat Aulia bikin laporan palsu dibegal padahal motornya dirampas karena open BO.

"Bisa dipahami mengapa yang bersangkutan berbuat begitu. Fakta bahwa barang-barangnya dirampas oleh pihak open BO kan memalukan," kata Adrianus kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) malam.

Adrianus MelialaAdrianus Meliala (Ari Saputra/detikcom)

Aulia memang tak mampu membayar open BO senilai Rp 500 ribu, sehingga motor dan HP-nya dirampas. Cerita di balik itulah, menurut Adrianus, yang membuat Aulia malu hingga akhirnya membuat laporan palsu.

"Yang bersangkutan merasa tidak ada muka lagi kalau melapor apa adanya. Maka dikaranglah cerita fiktif," ujarnya.

Jika dilihat kasus ini, bisa saja Aulia langsung membuat laporan bahwa barangnya dirampas pihak tertentu. Namun, Adrianus menilai Aulia sudah terlalu malu karena tak bisa membayar teman kencannya.

"Mungkin yang bersangkutan mengharapkan ada ganti rugi asuransi, minimal memperoleh tanda simpati dari rekan-rekannya. Sementara, kalau ketahuan dirinya adalah korban open BO, malah kena dobel: rugi motor dirampas plus malu," imbuhnya.

Keluarga Aulia Malu

Aulia Rafiqi ditangkap polisi lantaran membuat laporan palsu mengaku dibegal padahal ia adalah korban open BO. Pihak keluarga Aulia minta maaf.

"Kita kan posisinya pesakitan ya. Aku juga merasa udah dipermalukan sama keponakanku sendiri. Kalau memang harus minta maaf, aku juga minta maaf," ujar paman Aulia, Erwin Tambunan, ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/10).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Simak Video: Pengakuan Pemuda Disetrum Begal di BKT yang Ternyata Korban Open BO

[Gambas:Video 20detik]