Mensesneg Temui Andika Perkasa di Mabes TNI AD, Bahas Apa?

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 16:02 WIB
Mensesneg Pratikno dan KSAD Jenderal Andika Perkasa
Mensesneg Pratikno dan KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto: Instagram TNI AD)
Jakarta -

Mensesneg Pratikno bertemu KSAD Jenderal Andika Perkasa di Markas Besar (Mabes) TNI AD. Keduanya tampak berbincang santai mengenai renovasi di lingkungan Mabes TNI AD.

Momen pertemuan Pratikno dan Andika diunggah di akun Instagram @tni_angkatan_darat seperti dilihat detikcom, Senin (11/9/2021). Di awal perbincangannya, Pratikno mengaku sebagai peminat arsitektur.

"Saya itu peminat arsitek pak, sangat peminat arsitek, kaya ini kan create living, ada itu ada ini-itu create living, bukan hanya make building," kata Pratikno dalam keterangan di akun IG tersebut.

Pratikno dan Andika kemudian melihat berbagai fasilitas gym di Mabes TNI AD. Dalam kesempatan tersebut, Pratikno juga menyempatkan diri melakukan gerakan pull-up. ⁣

"Masih bisa (KSAD tepuk tangan) coba nih ini prajurit muda-muda jangan mau kalah, usia 60 tahun loh, luar biasa," kata Andika.


⁣Stafsus Mensesneg, Faldo Maldini, memberikan penjelasan mengenai pertemuan Pratikno dan Andika Perkasa. Faldo mengenalkan tagline Pratikno yang selalu menjaga kebugaran.

"Datang lihat ikan arwana di taman baru Mabes AD. Sama lihat-lihat suasana kantor. Terus ngetes alat gym-nya KSAD. Pak Menteri Pratikno kan punya tagline 'I'm sixty, I'm sixpack'. Kalah kita yang jauh lebih muda ini. Dua pemimpin kita ini dapat dijadikan teladan untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran, menghadapi pandemi ini," ujar Faldo secara terpisah.

Selain itu, kata Faldo, ada topik lain yang dibahas Pratikno dan Andika Perkasa. Salah satunya soal pandemi COVID-19.

"Tentunya ada pembicaraan lainnya, ada pembicaraan kenegaraan, terutama terkait pemulihan pandemi," sambung Faldo.

Pertemuan Pratikno dan Andika ini diketahui terjadi menjelang pergantian Panglima TNI. Sampai saat ini Jokowi belum mengirimkan mengirimkan surat (surpres) berisi nama calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto ke DPR.

Pratikno sebelumnya mengatakan presiden masih punya waktu hingga bulan depan untuk menyerahkan nama calon pengganti Hadi Tjahjanto ke DPR.

"Targetnya jelas bulan depan. Memang harus diajukan bulan depan, diputuskan DPR bulan depan, karena masih ada waktu," kata Pratikno di UGM, Sleman, Sabtu (9/10).

Saat ditanya nama-nama calon panglima TNI, Pratikno mengungkap kriteria calon panglima TNI merupakan kepala staf di kesatuan masing-masing. Namun, dia tidak menyebut siapa nama calon yang dimaksud.

"Ya syaratnya panglima kepala staf tapi belum, belum diajukan. Kan masih bulan depan," jawabnya.

Lihat juga video 'Jadi Pengarah Tim Transisi, KSP Moeldoko Kunjungi TMII':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)