LaNyalla Harap Organisasi-Perusahaan Bantu Kejar Percepatan Vaksinasi

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 22:13 WIB
DPD RI
Foto: DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai program vaksinasi perlu dipercepat agar Indonesia bisa segera keluar dari situasi pandemi COVID-19. Untuk itu, ia mengapresiasi peran organisasi Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) dan Laskar Siliwangi Indonesia (LSI) yang menyelenggarakan program Gerakan Hayu Vaksin di Bandung, Jawa Barat hari ini.

Menurut LaNyalla, percepatan penting dilakukan karena capaian vaksinasi di Indonesia masih berada di kisaran angka 40 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin.

"Untuk mencapai kekebalan komunal, kita membutuhkan penyebaran vaksinasi minimal 70 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin," kata LaNyalla dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021).

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan percepatan penyebaran vaksinasi harus ditempuh, salah satunya melalui berbagai program vaksinasi yang digelar organisasi maupun perusahaan.

"Sehingga kita harus berikan apresiasi kepada LAKRI dan LSI yang telah membantu pemerintah dalam percepatan pemerataan vaksinasi nasional," tutur LaNyalla.

Kendati demikian, LaNyalla mengingatkan bahwa vaksinasi bukanlah obat anti COVID-19. Sebab, vaksinasi ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus.

Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat yang telah menerima suntikan vaksin untuk tidak lantas melepas masker dan meninggalkan budaya 3M yang selama ini telah dijalani.

"Meskipun vaksinasi sudah dilakukan, protokol kesehatan harus tetap diterapkan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, harus tetap dilakukan, terutama di lokasi kerumunan atau tempat-tempat umum," terangnya.

Dalam kesempatan ini, LaNyalla mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo sebelumnya telah meminta jajaran terkait untuk mendorong percepatan program vaksinasi, termasuk kepada pemerintah daerah. Ia menambahkan Presiden juga mengingatkan untuk melibatkan semua elemen masyarakat guna membantu percepatan program vaksinasi.

"Sehingga, upaya yang dilakukan LAKRI dan LSI ini sudah seharusnya diikuti oleh elemen masyarakat atau organisasi masyarakat yang lainnya, agar proses vaksinasi di Jawa Barat dapat lebih cepat dilakukan," ungkapnya.

LaNyalla menilai hanya dengan percepatan program vaksinasi, Indonesia bisa mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity. Menurutnya, kekebalan komunal ini sangat penting untuk dikejar sebab ancaman serangan gelombang ketiga masih mengintai, seperti yang sempat terjadi di Singapura dan Malaysia.

"Tentu kita berharap tidak menyebar ke Indonesia. Semoga ikhtiar positif yang dilakukan LAKRI dan LSI dapat memberi manfaat nyata sebagai kerja konkret organisasi dalam rangka pengabdian kepada nusa dan bangsa," pungkasnya.

(ega/ega)