Jeli Berbisnis Barang Bekas, 'Beli Tai Jual Emas'

Khairunnisa Adinda Kinanti - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 20:34 WIB
Jakarta -

Nurcholis Agi (54) adalah pemilik dari Mal Rongsok dan Wisata Rongsok yang berada di Depok. Usaha ini dimulai dari tahun 2010, yang sebelumnya diberi nama "Adi Elektronik" pada tahun 2004.

"Terbentuklah tahun 2010 saya ada lahan di Mal Rongsok saya bangun, saya kasih nama karena sudah banyak barangnya. Saya bikin namanya Mal Rongsok. Kalau Wisata Rongsok ini baru. Jadi Wisata Rongsok saya buka kurang lebih sekitar 3 bulan yang lalu," ujar Nurcholis.

Dulunya, orang tua Nurcholis bekerja sebagai pengepul besi tua. Yang berarti Nurcholis sudah 'akrab' dengan barang-barang bekas dari kecil. Ia pun harus rela mencari rongsokan untuk sepotong roti.

Dari tahun 1998, Nurcholis bekerja menjadi pengepul barang bekas. Ia pun memiliki kemampuan untuk memperbaiki barang bekas yang sudah rusak, dan dijual kembali.

"Misalnya saya berangkat dari Depok mau ke Bogor cari barang bekas di lapak-lapak setelah dapat saya bawa pulang setelah itu saya perbaiki. Setelah bagus barang itu langsung saya iklankan di salah satu surat kabar," jelasnya dalam program Sosok.

Dalam pemilihan barang rongsok yang akan dijual perlu tahu juga nilai harga barangnya baik harga baru atau bekasnya. Dengan begitu kita bisa menjual barang yang tadinya memiliki nilai murah bisa menjadi sangat mahal, diibaratkan 'beli tai jual emas'.

"Jadi kalau di rongsok ini kata orang Madura bilang 'Beli Tai Jual Emas' katanya seperti itu," ujar Nurcholis.

Omzet yang dihasilkan dari usaha rongsok ini juga tidak sedikit. Menurut Nurcholis, usaha ini sangat menjanjikan untuk menghidupi keluarganya.

"Kalau awal-awal paling juga Rp 500 ribu, Rp 300 ribu. Sekarang kurang lebih bisa Rp 100 juta per bulan. Waktu itu Rp 500 ribu per hari. Sekarang kurang lebih Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per hari," ujarnya.

(fuf/fuf)