Surat Cabut Laporan Kace Diabaikan Gegara Paksaan Teken Irjen Napoleon

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 07:48 WIB
Kasus Muhammad Kace yang Bikin Dia Ditahan di Rutan Bareskrim
Muhammad Kace (dok. Istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengungkap fakta baru terkait surat pencabutan laporan Muhammad Kace ihwal penganiayaan yang dilakukan tersangka red notice, Irjen Napoleon Bonaparte. Ternyata surat pencabutan laporan tersebut bukanlah buatan Muhammad Kace dan ditandatangani atas dasar paksaan dari Irjen Napoleon.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. Dia buka suara dan menyebut surat pencabutan laporan itu tidak ditulis oleh Kace, melainkan oleh tahanan lain atas perintah Irjen Napoleon.

"Itu bukan dibuat oleh korban MK (Muhammad Kace), tapi oleh salah satu tersangka atas perintah NB (Napoleon Bonaparte)," ujar Andi saat dihubungi, Sabtu (9/10).

Andi juga mengatakan Kace selama ini tidak pernah mencabut laporannya. Terlebih, surat yang beredar itu tidak ditulis oleh Kace langsung dan Kace dipaksa oleh Irjen Napoleon menandatangani surat itu.

"Bukan persoalan sah atau tidak sah. Korban tidak pernah mencabut laporannya. Korban disuruh tanda tangan," tuturnya.

Simak selengkapnya surat pencabutan laporan M Kace bakal diabaikan Polri.

Tonton Video: Polri Sebut Kece Tak Cabut Laporan, Cuma Minta Maaf ke Irjen Napoleon

[Gambas:Video 20detik]