Kemenkum HAM Tunjuk BNI Sebagai Partner Aplikasi Perseroan Perorangan

Eqqi Syahputra - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 09:00 WIB
BNI
Foto: dok. BNI
Jakarta -

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) menunjuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai salah satu partner dalam implementasi aplikasi Perseroan Perorangan. Aplikasi perseroan perorangan dari Kemenkum HAM memudahkan pelaku usaha dalam melakukan pendaftaran, perubahan, dan menyampaikan laporan keuangan.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengatakan aplikasi Perseroan Perorangan diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia menuju UMK yang berdaya saing tinggi dan berkelas dunia. Aplikasi tersebut dirancang user friendly sehingga para pelaku usaha dari segala lapisan dapat menggunakannya tanpa memerlukan bantuan orang lain.

"Sebagai bagian dari pemerintah, Kementerian Hukum dan HAM turut berupaya membantu sektor usaha, khususnya UMK, melalui hadirnya bentuk badan hukum baru, yaitu perseroan perorangan yang merupakan sebuah terobosan dan yang pertama di dunia," ujar Yasonna dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Melalui aplikasi perseroan perorangan ini, Yasonna menuturkan pelaku UMK dapat memiliki badan usaha yang berbadan hukum hanya dengan 3 langkah, yakni buat akun personal, isi form pendaftaran dan cetak bukti pendaftaran. Selain itu, aplikasi Perseroan Perorangan ini juga terkoneksi dengan sistem Online Single Submission (OSS) sehingga para pelaku usaha dapat langsung melanjutkan proses perizinan hingga mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Lebih lanjut, melalui berbagai kemudahan yang diberikan dalam pendirian badan hukum perseroan perorangan, pelaku UMK dan generasi milenial diharapkan dapat mengubah mindset dan lebih percaya diri untuk menjadi pelaku usaha sehingga dapat membuka lapangan kerja yang lebih banyak untuk membantu pemulihan perekonomian nasional karena pandemi COVID-19.

Direktur Treasury dan International BNI, Henry Panjaitan, menyampaikan BNI mendukung penuh peluncuran aplikasi Perseroan Perorangan dengan memberikan kemudahan pembayaran pendaftaran melalui berbagai e-channel BNI. Selain itu, BNI senantiasa mendorong para wirausaha baru untuk terus meningkatkan kapabilitas, termasuk dalam hal digitalisasi untuk memperluas usahanya sampai mancanegara.

"BNI juga telah memiliki Xpora yang merupakan one stop solution yang memungkinkan pelaku UMKM untuk Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Xpora akan memanfaatkan keberadaan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI untuk mempertemukan para pelaku UMKM Indonesia dengan para potential buyer di luar negeri," ujar Henry.

Sebagai informasi, aplikasi tersebut diluncurkan di Badung, Bali pada Jumat (8/10) kemarin. Hadir pada peluncuran tersebut yakni Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly beserta jajaran Kemenkumham, Gubernur Bali I Wayan Koster, serta Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan.

(prf/ega)