Profil Irjen Sutanto Wakil Kepala BSSN Pengganti Komjen Dharma Pongrekun

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 15:01 WIB
Inspektur Jenderal (Irjen) Sutanto secara resmi dilantik menjadi Wakil Kepala BSSN (Foto: dok BSSN)
Inspektur Jenderal (Irjen) Sutanto secara resmi dilantik menjadi Wakil Kepala BSSN (Foto: dok BSSN)
Jakarta -

Irjen Sutanto mendapat promosi jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Jenderal bintang dua ini diketahui malang melintang di bidang intelijen.

Sutanto merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1988. Jenderal kelahiran Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), 57 tahun silam ini mengawali karier sebagai perwira pertama Polri di Polres Jayapura dan Paniai, Papua. Dua setengah tahun kemudian, dia dimutasi ke Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri.

Pada 1995, Sutanto pindah tugas ke Polda Jawa Tengah, dan masih pada tahun yang sama dia kembali pindah ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kariernya sebagai polisi intelijen mulai menanjak. Dia pun mengenyam pendidikan di PTIK. Saat itu dia berpangkat ajun komisaris polisi atau AKP dan kemudian mendapat pangkat komisaris polisi (kompol).

Sekitar 5 tahun di lingkungan DIY, Sutanto empat kali dimutasi, mulai Kasat Intel Polresta Yogyakarta, Kanit Bag Intel Kriminal Polda DIY, Kabag Intel Kriminal Polda DIY, hingga Kepala Urusan Perencanaan di Intelkam Polda DIY.

Sutanto lantas mendapat promosi ke wilayah hukum Polda Jawa Timur (Jatim) sebagai Wakapolres Gresik pada 2001 dan Kanit Subdit I Direktorat Intelkam pada 2003. Dari sana, Sutanto dipindah tugas ke Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sekaligus melanjutkan sekolah kedinasan Sespim dan mendapat kenaikan pangkat menjadi ajun komisaris besar polisi (AKBP).

Karier Sutanto pun makin menanjak lantaran dirinya memegang tongkat komando Kapolres Bangka Tengah pada 2005. Dua tahun lamanya dia bergeser ke jabatan Kapolres Bangka pada 2007.

Sutanto lalu mendapat promosi jabatan sebagai pejabat utama Polda Babel, yakni Direktur Intelkam pada 2008. Usai jabatan tersebut, Sutanto ditarik kembali ke Mabes Polri sebagai Analisis Utama Tingkat III Biro Analis Baintelkam Polri dan Kasubdit III Direktorat Politik Baintelkam Polri pada 2010.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'BSSN Jelaskan Penyebab Kebocoran Data Aplikasi eHAC Kemenkes':

[Gambas:Video 20detik]