Per Oktober, 12.300 Peserta Sudah Tersertifikasi di LSP PPSDM Migas

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 18:47 WIB
PPSDM Migas
Foto: PPSDM Migas
Jakarta -

Koordinator Perencanaan dan Standardisasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas yang juga Eksekutif Senior LSP PPSDM Migas R. Suhardi menyatakan jumlah peserta sertifikasi tahun 2020 telah melebihi target. Ia pun berharap di tahun ini juga mampu mendulang prestasi yang sama.

"Target sertifikasi tahun 2020 lalu sebanyak 14.000 orang dan meskipun di masa pandemi first wave alhamdulillah melebihi target yaitu sejumlah 15.009 peserta sertifikasi," imbuh Hardi dalam keterangan tertulis, Kamis (7/10/2021).

Hardi menambahkan dengan 35 Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang terbagi menjadi 8 SKKNI bidang hulu migas, 12 SKKNI bidang hilir migas, 15 SKKNI bidang penunjang migas serta 12 SKKNI yang belum diberlakukan wajib, LSP PPSDM Migas yakin dengan pencapaian target di tahun 2021 ini.

"Kami optimis target tahun 2021 ini juga akan tercapai. Dengan target awal sejumlah 14.000 orang, sampai dengan minggu pertama bulan Oktober 2021 ini telah mencapai kurang lebih 12.300 orang. Dalam kurun waktu tiga bulan antara Oktober sampai dengan Desember 2021 target dapat tercapai sejumlah 1.700 peserta," ungkap Hardi.

"Kami yakin salah satunya dengan melihat tren pandemi yang semakin membaik yaitu turunnya rate kasus positif di Indonesia," sambungnya.

Ia juga mengatakan selama pandemi PPSDM Migas membatasi kegiatan offline dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat sebagai usaha menekan penyebaran virus COVID-19.

"Di bulan Oktober ini PPSDM Migas mulai membuka kembali kegiatan offline sehingga harapannya peserta baik itu pelatihan, sertifikasi dan pelayanan lainnya mulai berangsur normal sehingga meningkat juga pengguna layanan di PPSDM Migas," tuturnya.

Sebagai informasi, PPSDM Migas adalah instansi pemerintah pusat di bawah BPSDM ESDM, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dibuat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang dapat bersaing di industri migas.

Adapun cara yang dilakukan adalah melalui kerja sama pengembangan SDM seperti jasa pelatihan, sertifikasi, jasa teknologi serta sebagai tempat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Lembaga ini didukung oleh tenaga pengajar yang handal dan kompeten, sarana dan prasarana yang lengkap dan modern menjadikannya ajang penggemblengan bagi SDM sektor migas.

PPSDM Migas juga menyelenggarakan pelayanan dan mengembangkan uji sertifikasi kompetensi baik yang diakui secara nasional maupun internasional. Di bawah LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) PPSDM Migas, pelayanan sertifikasi kompetensi tenaga kerja sub sektor Minyak dan Gas Bumi mengacu Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2015 yaitu tentang pemberlakuan 35 SKKNI di Bidang Kegiatan Usaha Migas secara wajib.

(fhs/ega)