Elektabilitas Gerindra Turun di Survei SMRC, Rahayu: Bahan Evaluasi

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 15:29 WIB
Jakarta -

Tren elektabilitas Partai Gerindra turun di survei SMRC. Gerindra menilai hasil survei itu masih bisa berubah dan bukan hal yang mengagetkan.

"Survei menyatakan Gerindra ada sedikit penurunan itu bukan hal yang mengagetkan karena pasti ada naik-turunnya dalam setiap berapa bulan, ada saat saat di mana kita naik sekali ada turun ada naik lagi, kebetulan kita lagi turun sedikit walaupun belum signifikan," kata Waketum Gerindra Rahayu Saraswati dalam diskusi SMRC, Kamis (7/10/2021).

Rahayu mengatakan hasil survei itu menjadi bahan evaluasi internal partai. Dia menegaskan Gerindra akan tetap konsisten dan solid.

"Dan tentunya apa yang disampaikan dari segi survei tersebut di mana ada 3 partai yang sangat tipis perbedaannya, sekali lagi itu jadi penguatan dan bahan evaluasi partai kami," ujarnya.

"Kami Gerindra berdasarkan hasil pemilu 2014-2019 cukup konsisten dan kami yakin menjaga konsistensi dan soliditas partai," lanjut Rahayu.

Lebih lanjut, Rahayu mengapresiasi posisi Prabowo Subianto yang masih berada di posisi teratas. Dia mengatakan langkah kader menginginkan Prabowo untuk maju di Pilpres 2024 masih sangat tepat.

"Prabowo tetap nomor satu di atas, itu memberikan kami wah ini yang kami usung sudah tepatlah untuk kami, karena kami masih semangat melihat visi-misi beliau untuk kemajuan Indonesia, saya yakin beliau masih sangat mampu memimpin Indonesia ke depan," tuturnya.

Sebelumnya, hasil survei SMRC menyatakan elektabilitas PDIP dan Partai Gerindra mengalami penurunan elektabilitas.

"Kalau dilihat kecenderungannya setelah Pemilu 2019, PDIP cenderung melemah, dari 25,9% pada Maret 2020 menjadi 22,1% pada September 2021. Demikian pula Gerindra, pada Maret 13,6% turun menjadi 9,9%," kata Direktur Survei SMRC, Deni Irvani.

Survei dilakukan pada 15-21 September 2021 dengan metode wawancara langsung atau tatap muka. Total responden sebanyak 1.220 orang yang dipilih secara acak dengan rate usia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah. Margin of error rata-rata dari survei tersebut sebesar kurang-lebih 3,05% dengan tingkat kepercayaan sebesar 96%.

Berikut ini hasil lengkap surveinya:

1. PDIP 22,1%
2. Golkar 11,3%
3. PKB 10%
4. Gerindra 9,9%
5. Demokrat 8,6%
6. PKS 6%
7. NasDem 4,2%
8. PPP 2,3%
9. PAN 1,4%
10. PSI 0,7%
11. Hanura 0,5%
12. Garuda 0,4%
13. Berkarya 0,4%
14. Gelora 0,4%
15. PBB 0,2%
16. PKPI 0,2%
17. Ummat 0,1
18. Lainnya 0,1
19. Tidak tahu/tidak menjawab 18,8%

(eva/gbr)