Pengacara: Oknum RT Kerahkan Warga Geruduk Warga Permata Buana Via Grup WA

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 15:09 WIB
Warga Permata Buana Dipersekusi, Lapor Polisi
Pagar rumah warga Permata Buana 'didemo' hingga 'diusir' oleh beberapa warga lainnya. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Hartono Prasetya alias Toni (64), warga Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, melaporkan dugaan persekusi oknum RT dan warga. Pengacara Toni, Oktavianus Rasubala, mengatakan oknum RT mengerahkan sejumlah warga untuk menggeruduk Toni.

"Kami temukan WA grup para RT/RW mengkonsolidasi massa, ada grupnya itu," kata Oktavianus Rasubala kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Menurut Oktavianus, oknum RT itu mengajak beberapa warga mendatangi rumah Toni.

"Mengajak orang warga, jadi RT-RT itu kan ada grup WA, mungkin ada beberapa warga kasih tahu klien kami (soal ajakan oknum RT, red)," katanya.

"Jadi orang-orang yang datang itu dikonsolidasi RT/RW, kasih tahu untuk datang tanggal 26 Februari itu," tuturnya.


Toni Merasa Terancam

Setelah kejadian itu, kata Oktavianuas, Toni merasa terancam. Toni merasa tidak memiliki perlindungan, bahkan dari aparat RT setempat.

"Benar, dia merasa seperti itu, kan ada unsur pemerintah, bagaimana dia merasa aman kalau oknum pemerintah melakukan itu?" katanya.

Oktavianus menambahkan Toni juga merasa tidak aman karena jalan di depan rumahnya tidak ada penjagaan portal. Menurutnya, di lokasi tersebut beberapa kali terjadi tindak pidana.

"Sebelumnya memang ada peristiwa kriminal di situ, ada pencurian-pencurian, jadi dia tidak aman, insecure, mungkin faktor usia saja," tuturnya.

Dikatakan Oktavianus, kliennya itu sudah 20 tahunan tinggal di Permata Buana. Dia tinggal berdua saja dengan anaknya.

"Tinggal sama istri berdua, anak-anaknya sudah berkeluarga tinggal di luar negeri," ucapnya.


Halaman selanjutnya, Toni lapor polisi

Simak juga 'Ribut-ribut Belasan Satpam dengan Warga Kompleks di Jakbar':

[Gambas:Video 20detik]