ADVERTISEMENT

Kadinsos Kabupaten Gorontalo Diberhentikan Buntut Risma Marah soal Data

Ajis Khalid - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 15:57 WIB
Gorontalo -

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memberhentikan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Husai Ui buntut Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini marah-marah terkait data PKH. Nelson menilai Husai tidak menjawab dengan benar saat ditanya oleh Risma terkait data PKH.

"Apa yang ditanyakan ibu Risma dijawab dengan tidak sesuai dengan data yang sebenarnya. Sehingga ini menjadi problem dan kami di Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo selalu melakukan verifikasi. Nah, apakah pencopotan kepala dinas sosial terkait dengan itu, salah satunya itu," kata Nelson kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Nelson menjelaskan pencopotan Kadis Sosial sudah melalui pertimbangan. Menurutnya, ada 5 dosa yang dilakukan Husai selaku Kadinsos.

"Pertama, dari awal data saya selalu minta, itu sejak kasus COVID bahkan saya bentuk tim khusus data. Yang kedua, koordinasi dan komunikasi, itu penting karena PKH itu pendamping sebagai ujung tombak Dinas Sosial," jelas Nelson.

Lanjut Nelson, dosa ketiga adalah tenaga abdi di salah satu panti jompo sudah 6 bulan belum dibayar gajinya. Keempat, terkait masalah BLT yang terus dipersoalkan sejumlah pihak dan tidak pernah selesai.

"Seperti pembelian beras harus dari kabupaten Gorontalo, sampai hari ini belum terlaksana dengan baik. Terakhir, tiga hari lalu kita terkena banjir, ketika saya ingin berkomunikasi dengan beliau susah untuk dihubungi," sesal Nelson.

Sementara itu, mantan Kadis Sosial Husain Ui saat dikonfirmasi menyatakan dirinya baru tahu diberhentikan bupati pada Sabtu (2/10) malam lalu. Dia membantah dipecat terkait Risma yang marah-marah soal data.

"Pemecatan itu tidak ada kaitannya dengan Mensos," singkat Husain.

Simak terkait Risma marah-marah terkait data PKH selengkapnya di sini.

(nvl/nvl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT