Jual Senpi Rakitan-Peluru, Atlet ABG di Palembang Ditangkap Polisi

M Syahbana - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 15:10 WIB
Konferensi pers di Polda Sumsel soal senjata api rakitan (Syahbana-detikcom)
Foto: Konferensi pers di Polda Sumsel soal senjata api rakitan (Syahbana-detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial AR (16) ditangkap Polisi. ABG tersebut ditangkap saat hendak menjual senjata api rakitan beserta amunisinya.

"Tersangka ini oknum atlet Perbakin," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan, di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (4/10/2021).

Christoper mengatakan AR ditangkap saat hendak menjual senjata api rakitan jenis revolver laras pendek dan tiga butir amunisi. AR disebut mengaku diberi upah untuk menjual senpi itu.

"Jadi dia ini diminta untuk membawa senpira (senjata api rakitan) tersebut ke Kayuagung, jika senpira itu sudah terjual dan tersangka pulang ke Palembang, dia akan diberi upah," katanya.

Penangkapan berawal dari informasi ada seseorang yang membawa senjata api diduga akan melakukan tindak Kejahatan. Polisi kemudian menghentikan AR di Gerbang Tol Keramasan, Tol Palembang-Kayuagung, pada Kamis (30/9) malam.

"Kita periksa dan kita geledah didapati tersangka ini menyimpan senpira di pinggang bagian belakang. Saat itu dia mengaku hanya menemani temannya untuk menjual senpira tersebut ke Kayuagung, OKI," katanya.

AR kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat Pasal 1 Ayat 1 UU darurat No 12 Tahun 1951.

Ibu AR, IN (35), mengatakan anaknya pamit untuk menemani orang dan akan dibayar. Namun, dia tidak tahu barang yang dibawa anaknya.

"Katanya lumayan Bu uangnya buat beli HP baru. Tapi, saya tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini harus ditangkap polisi. Saya bersyukur dia sudah bisa menghasilkan uang, namun saya tidak menyangka kalau harus kejadian seperti ini," ujar IN.

Simak juga 'Aksi 'Koboi' Eks Cabup Tasikmalaya Usai Cekcok dengan Tukang Galon':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)