Jokowi Minta Vaksinasi di Papua Barat Dipercepat: Jangan Ada Stok

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 12:54 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan vaksinasi di Papua Barat dipercepat. Jokowi ingin para pelajar dan mahasiswa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau vaksinasi di Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021). Jokowi awalnya menerima laporan dari petugas di Manokwari yang menargetkan vaksinasi 600 orang terdiri atas pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

"Bagus bagus sekali, diajak semua para pelajar mahasiswa dan juga masyarakat, utamanya untuk mahasiswa dan pelajar agar bisa pembelajaran tatap muka dilaksanakan secepat-cepatnya," kata Jokowi.

Jokowi juga menerima laporan vaksinasi dari Fakfak. Petugas yang berada di Fakfak melaporkan masih ada stok vaksin sekitar 5.440 dosis. Jokowi memerintahkan untuk segera dihabiskan.

"Segera dihabiskan jangan ada stok vaksin, segera disuntikkan, semakin cepat semakin baik," ujar Jokowi.

Jokowi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi. Vaksinasi dilakukan demi mencegah penularan COVID-19.

"Saya sangat mengapresiasi sangat menghargai antusias masyarakat yang begitu besar untuk ikut di dalam program vaksinasi massal ini dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 utamanya varian Delta di Provinsi Papua Barat maupun di negara kita Indonesia," imbuh Jokowi.