Laksamana Marsetio, Lulusan Terbaik AAL 1981 yang Kini Jadi Komut Pelindo

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 03 Okt 2021 16:21 WIB
Marsetio
Marsetio (Foto: Dok Pelindo)
Jakarta -

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana (Purn) Marsetio ditunjuk menjadi Plt Komisaris Utama (Komut) Pelindo. Lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) 1981 itu memiliki karir yang bagus selama berdinas di TNI.

Dilansir dari situs TNI AL, Marsetio resmi dilantik menjadi KSAL menggantikan Laksamana Soeparno pada Senin 17 Desember 2021. Marsetio diangkat menjadi KSAL berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 78 TNI Tahun 2012.

Sejumlah jabatan pernah diduduki oleh Marsetio. Berikut di antaranya:

1. Wakil Kepala Staf Angkatan Laut
2. Asisten Operasi Panglima Koarmatim
3. Kepala Staf Gugus Tempur Laut Koarmatim
4. Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf Angkatan Laut
5. Wakil Asisten Operasi Panglima TNI
6. Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Tanjung Pinang
7. Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil)
8. Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangkoarmabar)

Selain itu, Marsetio sempat menjadi lulusan terbaik Seskoal 1996 dan mendapatkan penghargaan Dharma Wiratama, Sesko TNI 2001 serta Lemhanas dengan mendapatkan penghargaan Wibawa Seroja Nugraha KRA 37/2004. Dia juga meraih gelar doktor bidang Culture Studies di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Marsetio juga sempat mengikuti beberapa pendidikan lanjutan di luar negeri. Pendidikan di luar negeri itu di antaranya di Belanda (Royal Ducth Navy Operation School, 1986); di Inggris (ISC Royal Naval Collage, 1991), di Italia (Naval Operation Course, 2002), serta di Amerika Serikat (APCSS Senior Executive Course, 2007).

Sebelumnya diberitakan, empat BUMN pelabuhan yakni PT Pelindo I-IV resmi digabung per 1 Oktober 2021. Alhasil hanya ada mulai sekarang hanya ada satu Pelindo.

Penggabungan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 101 Tahun 2021 mengenai penggabungan Pelindo I, III, IV ke dalam Pelindo II. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kementerian BUMN selaku pemegang saham langsung menetapkan jajaran Komisaris dan Direksi.

Hasilnya menunjuk Arif Suhartono tetap sebagai Direktur Utama (Dirut) Pelindo II. Dengan merger ini nantinya pelabuhan akan menjadi satu kesatuan sistem. Sejalan dengan itu, nantinya Pelindo akan membentuk empat sub holding.


"Alhamdulillah, penggabungan empat BUMN pelabuhan, berintegrasi menjadi satu Pelindo sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan, dan PP dari Presiden Joko Widodo juga sudah disahkan," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10/2021).

Daftar Komisaris dan Direksi Pelindo:

Komisaris Independen (Plt Komisaris Utama): Marsetio

Komisaris Independen: Irma Suryani Chaniago

Komisaris Independen: Heru Sukanto

Komisaris: Antonius Ranier Haryanto

Komisaris: R. Agus H. Purnomo

Komisaris: Didi Sumedi

Komisaris: Sudung Situmorang

Direktur Utama: Arif Suhartono

Wakil Direktur Utama: Hambra

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko: Mega Satria

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Ihsanuddin Usman

Direktur Strategi: Prasetyo

Direktur Investasi: Boy Robyanto

Direktur Pengelola: Putut Sri Muljanto

Simak juga '7 Perusahaan BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir, Apa Saja?':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/gbr)