Frans Sanjaya, Balas Dendam Sang Youtuber Spesialis Action Figure

20detik, Khairunnisa Adinda Kinanti - detikNews
Minggu, 03 Okt 2021 06:47 WIB
Jakarta -

Mempunyai hobi mengoleksi mainan action figure bukan hanya diminati oleh anak kecil. Bahkan orang tua pun sebagian memiliki hobi menjadi kolektor mainan action figure.

Salah satunya adalah Frans Sanjaya (32). Di umur yang sudah kepala 3, dia memiliki hobi mengoleksi mainan action figure yang sudah dicintainya sejak masih kecil.

"Saya ingat zaman TK sekolah biasanya di depan sekolah banyak penjual mainan. Kata Mama saya setiap pulang sekolah selalu ingin membeli mainan. Akhirnya Mama saya juga enek membelikan terus mainan akhirnya tidak boleh. Sekarang sudah besar sudah punya uang sendiri saatnya kita balas dendam," ujar Frans Sanjaya di program Sosok detikcom.

Frans mulai menjadi kolektor mainan action figure ketika 7 tahun yang lalu ketika dia masih duduk di bangku kuliah. Mainan pertama kali yang ia punya adalah Captain America: The First Avenger.

Hingga akhirnya, sekarang Frans sudah memiliki banyak mainan. Sampai-sampai dia harus membuat 'ruangan sendiri' khusus untuk mainan action figure miliknya.

"Kalau kalian perhatikan ada batasannya ini halaman. Tadinya tempat display saya cuma segini. Sekarang kalau kalian perhatikan (mainan saya-red) sudah beranak, bercucu sampai kecil-kecilnya semua ada," ujar Frans sembari menunjukkan halaman belakang yang disulap menjadi ruangan khusus untuk mainan action figure-nya.

Untuk masalah perawatan dan kebersihan mainan, Frans sangat memperhatikan hal tersebut. Karena mengingat harga mainannya rata-rata jutaan, maka Frans turun tangan langsung untuk membersihkan koleksi mainannya.

"Caranya yang pertama biasanya saya memakai kuas make-up istri yang lembut banget jadi tidak akan menggores ke mainan. Yang membersihkan harus saya," ujar Frans sembari tertawa.

Dari banyaknya koleksi mainan action figure milik Frans, ternyata soal izin dengan istri masih menjadi dilema. Tetapi, Frans memiliki 3 tips untuk menjelaskan gunanya mainan ini terhadap sang istri.

"Yang pertama, mainan bikin saya jadi youtuber, ini mainan kerja dia saya unboxing upload ke youtube ada orang-orang yang menonton mainan ini juga menghasilkan uang. Tips kedua, ini investasi. Tips ketiga, dengan adanya mainan di rumah, suami jadi lebih sering ada di rumah," ujar Frans.

Memang, ada salah satu tokoh action figure yang menjadi sorotan ketika detikcom memasuki ruangan khusus mainan Frans. Yaitu, Boa Hancock 1:1 yang terpampang di sudut ruangan. Permasalahannya adalah ketika sang istri yang ternyata sedikit geram dengan kenekatan Frans untuk membeli mainan tersebut.

"Memang istri mana yang tidak marah ketika suaminya membeli mainan sebesar itu dan se-seksi itu. Tapi saya meyakinkan istri saya beli bukan karena seksinya atau karena apa. Tapi karena suka karakternya kebetulan mainannya ada ya sudah beli," jelas Frans kepada tim detikcom.

Selain menjadi content creator, ternyata Frans juga bertanggungjawab untuk memegang cabang bisnis usaha orang tuanya. Yakni, Batagor Abuy.

"Jadi bapak saya punya sebuah restaurant Batagor Abuy di Bandung cukup lama juga sudah dari tahun 1983. Saya pribadi terpaksa harus mengembangkan buka cabang-cabang kecil demi hobi tetap berjalan," ujar Frans.

Saat ini Frans memiliki impian agar bisa membuka Museum Toys of Frans Sanjaya agar penonton youtubenya bisa melihat mainan aslinya. Bisa menikmati mainan bersejarah yang dibeli Frans Sanjaya dengan penuh perjuangan.

(fuf/gah)