Charoen Pokphand Sumbang Kandang Ayam Broiler Rp 1,7 Miliar ke IPB

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 16:31 WIB
Charoen Pokphand
Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
-

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) menyumbang teaching industry broiler closed house atau kandang ayam ke Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB). Mahasiswa IPB bisa memanfaatkan kandang ayam tersebut untuk magang hingga riset tentang perunggasan.

Kandang ayam berukuran 14x85 meter tersebut berkapasitas 20 ribu ayam dan pembangunannya menghabiskan kurang lebih Rp 1,7 miliar. Kandang ayam ini juga dilengkapi teknologi terkini, mulai dari budi daya, sistem pakan, pengelolaan kandang, hingga pengairan.

Presiden Komisaris PT CPI T. Hadi Gunawan menjelaskan closed house ini merupakan hibah kedua dari pihaknya untuk IPB. Sebelumnya, CPI juga telah menyumbang closed house untuk IPB pada tahun 2006.

"Semoga dengan bertambahnya closed house, akan menambah manfaat lebih baik untuk universitas IPB, juga semakin banyak menambah kesempatan mahasiswa dalam praktek sehingga bermanfaat sesuai kebutuhan," ujarnya dalam peresmian closed house di Kampus IPB di Dramaga, Bogor, Rabu (29/9/2021).

Ia berharap adanya teaching industry broiler closed house dapat memberi transfer pengetahuan ke mahasiswa dan akademisi tentang teknologi dalam kandang ayam yang dibutuhkan industri perunggasan saat ini. Ia juga berharap dapat tercipta SDM dari lulusan IPB yang dapat bermanfaat untuk industri perunggasan Tanah Air.

"Mahasiswa akan mendapat keilmuan budidaya dengan teknologi baru yang diharap dapat meningkatkan optimasi budidaya. Closed house bertujuan agar budidaya dapat dilakukan, lebih efisien dan produktif, lebih aman dari ancaman hewan, dan memberikan hasil yang lebih baik," ujarnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan tak hanya IPB, CPI juga telah menyumbang 13 closed house untuk 10 universitas di Indonesia. Saat ini, masih ada proses pembangunan closed house di Fakultas Peternakan Universitas 11 Maret Solo, Universitas Tanjung Pura di Pontianak, dan Universitas Airlangga di Surabaya.

Sementara itu, Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan closed house ini penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa untuk merasakan suasana industri di dalam kampus. Ia juga berharap terjadi kerja sama lagi dengan CPI dalam hal inovasi, terutama sektor perunggasan.

"Dengan adanya closed house ini akan semakin banyak mahasiswa yang magang di sini, tidak hanya (mahasiswa) IPB, termasuk luar IPB akan kita buka akses menikmati fasilitas ini.

"Pada saat yang sama kita juga bisa terinspirasi untuk terus melakukan riset teknologi apa saja yang bisa kita kerja samakan dengan Charoen Pokphan ini. Sehingga kolaborasi IPB dengen Charoen Pokphan yang terbangun sejak lama, ini adalah kelanjutan, dan saya yakin untuk berlangsung masa depan," imbuhnya.

(ncm/ega)