Tampang DPO Penembakan Paranormal di Tangerang Usai Ditangkap Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 13:04 WIB
Jakarta -

Polisi menangkap Yadi, buron kasus penembakan paranormal A di Tangerang. Yadi ditangkap di Jasinga, Bogor.

Dari foto yang diperoleh detikcom, tersangka Yadi tampak mengenakan baju kemeja lengan panjang saat ditangkap polisi. Kedua tangannya diikat kabel ties.

Yadi ditangkap di Jasinga, Bogor, pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, Yadi telah diultimatum agar segera menyerahkan diri ke polisi.

"Kami kemarin menyampaikan adanya kasus penembakan paranormal, tiga tersangka sudah diamankan mulai dari inisiator, eksekutor dan joki, satu DPO Y. Baru saja di lapangan pengejaran ke Y, Y sudah berhasil ditangkap di daerah Jasinga, Bogor," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Dengan demikian, total sudah 4 tersangka yang ditangkap polisi. Keempat tersangka merupakan perencana, eksekutor, joki, dan juga perantara Y.

"Jadi sudah lengkap, 4 pelaku sudah kita tangkap," katanya.

DPO penembakan paranormal di Tangerang ditangkap polisiTersangka Yadi, DPO penembakan paranormal di Tangerang, ditangkap polisi. (dok. Istimewa)

Tiga Tersangka Ditangkap Sebelumnya

Sebelumnya, polsii telah menangkap 3 tersangka. Ketiga tersangka adalah sebagai berikut:

1. Inisial H. Matum (42) berperan sebagai otak pembunuhan atau perencana
2. Kusnadi Dwi Handoko alias Bram (28) berperan sebagai eksekutor
3. Saripudin alias Apud (28) berperan sebagai joki/pilot yang membonceng eksekutor

Penangkapan para pelaku dilakukan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota yang dipimpin oleh Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Awaludin Amin, Kompol Iskandar, Kompol Bonar Pakpahan, Kompol Resa Marasabessy, AKP Adam, AKP reza Pahlevi, Iptu Fajar Kiansantang, dan Ipda Roy Andarek. Para pelaku ditangkap di beberapa tempat di Bogor dan Serang, Banten.

Insiden penembakan terhadap korban terjadi pada Sabtu (18/9) di Pinang, Kota Tangerang. Korban saat itu ditembak setelah menjalani salat Magrib di masjid dekat rumahnya.

Korban tewas tertembak di bagian pinggang. Dari hasil olah TKP di lokasi, polisi menyita sebutir proyektil yang mengenai pintu rumah korban.

Penembakan ini dilatarbelakangi kecemburuan dan dendam tersangka Matum. Menurut Matum, istrinya pernah disetubuhi oleh korban saat berobat ke korban.

(mea/mea)