MC Wanita Akhirnya Boleh Tampil di Acara Koster

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 20:30 WIB
MC wanita tampil di acara Gubernur Bali Wayan Koster. (tangkapan layar siaran Youtube Pemprov Bali)
MC wanita tampil di acara Gubernur Bali Wayan Koster. (Tangkapan Layar Siaran YouTube Pemprov Bali)
Denpasar -

Master of ceremony atau MC wanita akhirnya boleh tampil saat Gubernur Bali Wayan Koster mencanangkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang pemanfaatan produk garam tradisional lokal Bali. Sebelumnya, larangan MC wanita tampil membuat Koster menjadi sorotan.

Pencanangan surat edaran tersebut disiarkan live streaming melalui kanal YouTube Pemerintah Provinsi Bali. Dalam siaran live streaming tersebut, terlihat tampil MC wanita.

"Rangkaian acara pencanangan pemberlakuan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 hari ini diawali dengan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'," kata MC wanita tersebut memulai acara yang langsung dihadiri Koster tersebut.

Setelah menyanyikan lagu 'Indonesia Raya', MC tersebut langsung mempersilakan Koster untuk berpidato menyampaikan pencanangan surat edaran tersebut. Koster pun tampak berjalan menuju panggung dan menyampaikan pidatonya.

Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali I Wayan Budiasa enggan menjelaskan mengenai kebijakan penggunaan MC wanita dalam acara tersebut. Padahal Gubernur Bali kini tengah diterpa isu diskriminasi pekerja wanita, khususnya MC.

"Waduh, saya no comment deh, yang pasti saya melaksanakan tugas yang terbaik," kata Budiasa saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (28/9/2021) malam.

Saat ditanya lebih lanjut, Budiasa langsung menyampaikan salam perpisahan serta terima kasih kepada detikcom. Ia beralasan sedang berada di salah satu rumah duka.

"Inggih (ya) makasi, Pak ya, tyang (saya) masih di rumah orang duka. Sinampura dumun (maaf dulu)," sambungnya.

Seperti diketahui, Gubernur Bali Wayan Koster tengah ditempa isu diskriminasi pekerja event wanita, khususnya MC. Isu ini berkembang setelah salah satu MC wanita di Bali, Puti Dessy Fridayanthi menyampaikan curahan hati (curhat) di media sosial Instagram.

Dalam curhatnya via medsos itu, Dessy mengaku dilarang tampil di panggung oleh protokol Pemerintah Provinsi Bali pada salah satu acara kementerian yang dihadiri Gubernur Bali. Dessy pun meluapkan kekesalannya di medsos hingga akhirnya viral.

"23 tahun pengalaman saya sebagai MC, baru kali ini saya diperlakukan layaknya tahanan atau maling yang tidak boleh muncul di panggung," tulisnya dalam unggahan itu seperti dikutip detikcom seizin Dessy, Minggu (12/9/2021).

"Alasannya apa? Karena acara dihadiri oleh Gubernur Bali. Protokol gubernur mengatakan ini perintah @gubernur.bali @kostergubernurbali karena MC-nya cewek, jadi tidak boleh tampil, cukup suara saja yang terdengar," imbuh Dessy dalam unggahannya itu.

(nvl/jbr)