10 Desa Terbaik di RI dalam Keterbukaan Informasi, Berikut Daftarnya

Faiz Maulid Iqbal - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 16:29 WIB
Anugrah kepada 10 desa keterbukaan informasi terbaik
Apresiasi desa keterbukaan informasi terbaik (Foto: dok. KIP)
Jakarta -

Sebanyak 10 desa di Indonesia terpilih sebagai desa dengan keterbukaan informasi terbaik. Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) berharap desa yang memperoleh penghargaan itu terus meningkatkan pelayanan publik utamanya dalam keterbukaan informasi.

"Kepada Desa yang melakukan keterbukaan dan kepatuhan informasi merupakan bentuk komitmen bahwa keterbukaan informasi publik juga dilaksanakan sampai dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia," Ketua KIP Gede Narayana dalam acara peringatan Hari Hak untuk Tahu, Selasa (28/9/2021).

Gede mengatakan tujuan pemberian apresiasi tersebut agar seluruh desa di Indonesia tepat dalam pelaksanaan keterbukaan Informasi Publik. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya.

"Peringatan RTKD kali ini, dijadikan momentum oleh KI Pusat untuk mendorong pelaksanaan keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik (BP) Desa di seluruh Indonesia, agar Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, khususnya masyarakat desa," kata Gede.

Anugerah keterbukaan informasi ini diselenggarakan oleh KIP bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI serta Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri Desa PDTT Abdul Halim. Sebanyak 83.820 Desa dari seluruh Indonesia turut mengikuti ajang apresiasi ini.

Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan keterbukaan informasi publik harus terus dioptimalkan. Terlebih informasi saat pendemi Corona.

"Dalam upaya optimalisasi diseminasi informasi publik yang lebih baik, khususnya di masa pandemi saat ini, transformasi dan digitalisasi informasi menjadi kunci penting guna mendukung keterbukaan informasi publik," tutur Ma'ruf Amin yang menghadiri acara melalui konferensi video di kediaman resmi Wakil Presiden, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.

Ma'ruf mengatakan semua badan publik harus terus melakukan transformasi dalam menyajikan informasi. Hal itu dalam rangka mendukung pelayanan publik.

"Semua Badan Publik harus siap bertransformasi, melakukan pembenahan, dan berinovasi agar dapat menyajikan informasi secara cepat, tepat, aman, mudah dan murah dalam rangka mendukung kualitas pelayanan publik. Langkah pembenahan dan inovasi tersebut merupakan proses yang berkelanjutan dan dinamis sesuai perkembangan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat," jelasnya.

Ma'ruf mengatakan selama pandemi Corona, keterbukaan dan akurasi informasi sangat diperlukan oleh masyarakat baik di kota maupun di pedesaan.

"Hal ini diperlukan untuk mewujudkan kondisi dan suasana yang kondusif bagi terlaksananya program-program prioritas pemerintah seperti penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi guna mengendalikan penyebaran virus Covid-19 agar seluruh masyarakat dapat kembali beraktivitas secara aman/sehat dan produktif, termasuk di seluruh desa di Tanah Air," kata dia.