Propam Polri Periksa Irjen Napoleon soal Kasus Penganiayaan Kace Besok

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 11:41 WIB
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo/Foto: Dok Istimewa
Jakarta -

Irjen Napoleon Bonaparte, yang diduga melumurkan kotoran manusia hingga memukul tersangka penistaan agama Muhammad Kece alias Kace, tidak hanya diproses oleh Dittipidum Bareskrim, tapi juga Propam Polri. Propam bakal memeriksa Irjen Napoleon besok setelah mendapat izin dari Mahkamah Agung (MA).

"Mahkamah Agung telah memberikan izin resmi pemeriksaan Irjen NB (Napoleon Bonaparte) yang diajukan oleh Divisi Propam Mabes Polri. Pemeriksaan terhadap Irjen NB dilakukan pada hari Rabu (29/9) di Kantor Biro Provos Div Propam Mabes Polri," ujar Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Sambo mengatakan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon diperlukan demi menjaga marwah Polri. Selain itu, Sambo menyebut pemeriksaan tersebut akan melengkapi penyidikan yang dilakukan Propam kepada tujuh anggota Polri yang diduga lalai dalam kasus penganiayaan Kace, termasuk Kepala Rutan Bareskrim AKP Imam Suhondo.

"Pemeriksaan terhadap Irjen NB untuk melengkapi penyidikan kepada kepada tujuh anggota Polri yang terdiri atas penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim," tuturnya.

Sementara itu, lanjut Sambo, Propam baru akan menetapkan tersangka kelalaian di kasus penganiayaan Kace setelah Irjen Napoleon diperiksa. Pihaknya segera melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka kelalaian.

"Pascapemeriksaan terhadap Irjen NB, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka kelalaian atas penganiayaan tersangka kasus penistaan agama M Kace," imbuh Sambo.

Diketahui, Napoleon merupakan tahanan di Rutan Bareskrim Polri. Dia mendekam di sel karena terlibat kasus penghapusan red notice/DPO Djoko Tjandra. Dia telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan pada tingkat pertama. Vonis itu tak mengalami perubahan di tingkat banding.

Adapun Kace merupakan tersangka kasus dugaan penistaan agama. Keduanya sama-sama ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Baru-baru ini, Kace melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh Irjen Napoleon. Polisi pun mengungkap Napoleon melumuri Kace dengan kotoran manusia.

"Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Minggu (19/9).

Simak juga 'Pengacara: Napoleon Bonaparte Tak Pernah Nyatakan Aniaya Kace!':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)