Jaksa ke Saksi: Kenapa Azis Syamsuddin Minta Dikenalkan ke Penyidik KPK?

Zunita Putri - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 19:12 WIB
Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar Azis Syamsuddin mengenakan baju tahanan berjalan menuju mobil tahana  di Gedung KPK,Kuningan,  Jakarta Selatan, Sabtu dinihari (25/9). Azis resmi ditahan KPK sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017.
Azis Syamsuddin (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Saksi dari kepolisian, Agus Supriadi, mengungkapkan Azis Syamsuddin sempat bertanya ke dia 'apakah memiliki teman penyidik KPK'. Jaksa KPK pun mencecar maksud dari ucapan itu ke Agus Supriadi.

"Kenapa Saudara nggak tanya 'kenapa Pak Azis nanya teman di KPK'?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (27/9/2021).

Agus mengaku tidak bertanya seperti itu ke Azis karena dia tidak berani. "Itu yang kami bingung, kami juga nggak berani (tanya) ke yang bersangkutan," kata Agus.

Agus Supriadi merupakan anggota Polri saat ini yang bertugas sebagai Wakasatreskrim Polrestabes Semarang. Agus juga sempat bertugas sebagai Kasatreskrim Polres Brebes Juli 2020-Maret 2021 dan pada Februari 2020 dia ada di Direktorat Cyber Crime di Polda Jateng.

Selain itu, jaksa mengonfirmasi berita acara pemeriksaan (BAP) Agus Supriadi, yang menyebut Azis minta dikenalkan ke penyidik KPK karena berkaitan kasus yang ditangani KPK. Agus dalam BAP menyebut ada kasus di KPK yang melibatkan Azis Syamsuddin.

"BAP Saudara, saya bacakan: inisiasi antara pertemuan Saudara Robin dengan Saudara Azis Syamsuddin adalah inisiatif dari saya sendiri. Memang pada saat sekitar 2019, saat bertemu Azis Syamsuddin di Jalan Hang Tuah Raya, Jaksel, Saudara Azis pernah bertanya ke saya 'apakah ada teman saya di KPK'. Saya kemudian jawab 'ada', dan menyebutkan nama teman seleting saya di Akpol yang berdinas di KPK, dalam pemahaman saya saudara Azis Syamsuddin bertanya karena mungkin Azis ingin berkenalan ke penyidik KPK karena berkaitan perkara yang ditangani KPK yang mungkin terkait Azis Syamsuddin, akan tetapi saudara Azis Syamsuddin tidak pernah menyampaikan ke saya berkaitan dengan perkara Azis Syamsuddin. Apa keterangan ini benar?" tanya jaksa.

"Benar, itu pemahaman saya," kata Agus.

Saksi Ungkap Pertemuan Azis-Robin di Guci Jateng

Lebih lanjut, Agus juga mengaku pernah bertemu dengan Azis dan Robin di Guci. Saat itu dia menjabat Kasatreskrim Polsek Brebes. Dia mengaku saat itu meminta Robin menemaninya bertemu dengan Azis pada April 2020 saat Azis melakukan kunjungan kerja di Guci, Jawa Tengah.

Namun, Agus mengaku Robin saat itu datang malam hari saat Azis sedang beristirahat. Kemudian Robin, Agus, dan Azis bertemu saat pagi harinya ketika sarapan bersama.

"Pak Robin (datang) karena saya yang hubungi, saya minta ditemani untuk ketemu Pak Azis Syamsuddin. (Alasan minta temani Robin) minta temani aja Pak. Saya kan sama Robin kebetulan dekat. Saya bilang 'Bin bapak mau ke Guci, kamu ikut nggak', akhirnya yang bersangkutan mau," tutur Agus.

Dalam perkara ini, yang duduk sebagai terdakwa adalah AKP Robin dan Maskur Husain. Robin didakwa bersama Maskur Husain menerima suap yang totalnya Rp 11 miliar dan USD 36 ribu atau setara Rp 11,538 miliar berkaitan dengan penanganan perkara di KPK. Mantan penyidik KPK itu menerima suap dari sejumlah nama, termasuk dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Simak video 'Akhir Kisah Azis Syamsuddin: Terseret Korupsi, Mundur dari DPR RI':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/isa)