Polisi: Anak-Ibu di Depok Diduga Bunuh Diri karena Masalah Keuangan

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 17:44 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi (Foto: detikcom/Thinkstock)
Depok -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Polisi menduga ibu berinisial INA (50) dan anaknya, KWP (29), yang tewas dengan mulut berbusa di Sukmajaya, Depok, bunuh diri. Keduanya diduga bunuh diri karena masalah keuangan.

Dugaan itu didapat usai polisi memeriksa empat saksi. Para saksi itu terdiri dari tetangga hingga karyawan korban.

"Jadi ada empat orang kita periksa ya. Itu mulai dari karyawan sama tetangga," kata Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Harun saat dihubungi, Senin (27/9/2021).

Harun menyebut korban INA diketahui merupakan pengusaha. Korban tersebut diketahui membuka toko pewangi pakaian.

"Jadi dia ini buka toko semacam pewangi baju untuk seterika baju ya," terang Harun.

Dari pemeriksaan karyawan korban, polisi mendapati keterangan korban tengah memiliki masalah bisnis. Saksi yang merupakan karyawan korban menyebut korban tengah bermasalah dengan keuangannya.

"Kayaknya gitu (masalah keuangan) soalnya katanya karyawan gitu," ujar Harun.

Dari olah TKP yang dilakukan polisi, Harun menyebut pihaknya mendapatkan dua botol cairan obat nyamuk di lokasi. Cairan obat nyamuk itu diduga diminum korban hingga ditemukan dengan kondisi mulut berbusa pada Sabtu (25/9) pagi.

"Jadi yang saya temukan di situ ada botol-botol obat nyamuk ya di lokasi. Ada dua kita temukan," ungkap Harun.

Sejauh ini polisi menduga kasus tersebut murni karena korban bunuh diri. Dugaan korban dibunuh hingga kini polisi tidak menemukan bukti tersebut di lokasi.

Untuk diketahui, seorang ibu berinisial INA dan anak laki-lakinya berinisial KWP ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di sebuah perumahan di daerah Sukmajaya, Depok. Dari penyelidikan awal, polisi menduga keduanya tewas bunuh diri.

"Dugaan sementara bunuh diri," kata Kapolsek Sukmajaya AKP Syafri Wasdar saat dihubungi, Sabtu (25/9).

Jasad keduanya ditemukan oleh kerabat korban pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu seorang saksi yang hendak berkunjung ke rumah korban curiga karena korban tidak kunjung mengangkat telepon saat dihubungi.

Saksi kemudian mengecek ke dalam rumah. Saat ditemukan, korban telah dalam posisi tergeletak tidak bernyawa dengan mulut mengeluarkan busa.

(ygs/mea)